Proyek Rehabilitasi Jalan Cimone Rp117,6 Juta Disorot, Mutu Dipertanyakan

Nasional17 Dilihat

TANGERANG || Jatenggayengnews.com – Pekerjaan rehabilitasi jalan lingkungan di RT 09/RW 08, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, menjadi sorotan setelah muncul dugaan ketidaksesuaian kualitas material dan pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis.

Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp117.600.000 tersebut dikerjakan oleh CV Dian Mega Kencana. Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, terdapat sejumlah kondisi pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian, terutama pada material agregat dan penggunaan bekisting.

Agregat yang terpasang diduga memiliki tekstur menyerupai pasir bercampur lumpur. Selain itu, bekisting yang digunakan terlihat merupakan material bekas dan dipertanyakan kelayakannya. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian material dengan standar teknis pekerjaan.

Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa hasil pekerjaan tersebut dinilai kurang maksimal. Ia juga mempertanyakan penggunaan material agregat serta metode pelaksanaan pengecoran.

BACA JUGA  TNI Kelurahan Tipes Jadi Sasaran Komsos Jalin Keakraban Warga

“Masa itu agregatnya begitu ya, Bang, kayak lumpur. Emang boleh itu konblok ditiban langsung coran? Saya rasa ini mah kagak bakal bertahan lama proyeknya,” ujar warga tersebut.

Saat dikonfirmasi di lokasi, Udin, yang mengaku sebagai pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang, memberikan tanggapan terkait kondisi pekerjaan yang dipertanyakan awak media.

“Saya Udin dari pengawas PU. Emang menurut Abang agregat yang bagus seperti apa dan pekerjaan yang layak bagaimana, dasarnya apa, Bang? Kalau peningkatan emang tidak dibongkar, Bang, dibongkarnya di ujung,” tutur Udin.

Sementara itu, Carolin selaku pelaksana proyek juga memberikan penjelasan mengenai material agregat yang dipersoalkan. Ia menyatakan bahwa material yang dimaksud bukan berasal dari titik pekerjaan sebagaimana yang ditunjukkan awak media.

BACA JUGA  Domino’s Pizza Alami Kerugian Pertama Sejak IPO, Tutup Gerai

“Bapak bilang agregatnya buluk atau apalah, saya punya gambarnya. Itu sebelumnya sudah ada, bukan itu salah tempat, Bapak. Saya sudah bilang salah tempat, bukan yang di lokasi itu,” ungkap Carolin.

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi, pengawasan diperlukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dokumen kontrak, Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar kerja, serta spesifikasi teknis. Kesesuaian mutu material dan metode pengerjaan juga perlu diperiksa agar hasil pembangunan memenuhi standar yang ditetapkan.

Hingga berita ini disusun, dugaan ketidaksesuaian kualitas pekerjaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak DPUPR Kota Tangerang maupun pelaksana proyek. Belum ada hasil pemeriksaan teknis resmi yang dapat memastikan apakah pekerjaan tersebut benar-benar menyimpang dari spesifikasi.

BACA JUGA  Siswi SMP di Tanah Abang Jadi Korban Pencurian Dengan Modus 'Ibu Kecelakaan'

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak DPUPR Kota Tangerang, CV Dian Mega Kencana, maupun pihak terkait lainnya untuk menyampaikan penjelasan secara utuh dan berimbang sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2