PESAWARANjatenggayengnews.com – Selain persoalan iuran BPJS masyarakat Pesawaran yang menunggak selama satu semester pada tahun 2024, insentif bagi guru honor yang tergabung dalam Persatuan Guru Honor Murni (PGHM) dan Forum Tenaga Honor Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) juga masih belum terselesaikan hingga kini.
Bupati Pesawaran terpilih, Aries Sandi DP, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi para guru honor yang belum menerima hak mereka. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap nasib ribuan “pahlawan tanpa tanda jasa” di kabupaten tersebut.
“Ada ribuan guru honor di Pesawaran yang insentifnya belum dibayarkan. Saya mendesak Bupati Dendi Ramadhona untuk segera menyelesaikan kewajiban terhadap hak-hak para guru honor,” ujar Aries Sandi pada Sabtu, 7 Desember 2024.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesawaran, Anca Martha Utama, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengajukan pembayaran insentif bagi guru honor. Namun, realisasi pembayaran tersebut masih menunggu Dana Bagi Hasil (DBH) dari Provinsi Lampung.
“DBH merupakan sumber utama untuk pembayaran tersebut,” jelasnya.
Anca juga menambahkan bahwa baik PGHM maupun FTHSNI sama-sama menerima insentif sebesar Rp 350 ribu per guru.
“Tahun lalu pembayaran sudah selesai, tinggal tahun ini yang belum dibayarkan. Ada sekitar lima bulan yang tertunda. PGHM dan FTHSNI hanya berbeda dalam penyebutan, tetapi hak mereka sama,” tutupnya.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






