KARANGANYAR || Jatenggayengnews.com – Mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar agar lebih cermat dalam menentukan prioritas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Ia menekankan bahwa program pemerintah harus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat agar anggaran yang tersedia tetap memberikan manfaat dan dampak optimal.
Pesan tersebut disampaikan Juliyatmono saat menerima kunjungan Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Wakil Bupati Adhe Eliana beserta istri, Sekretaris Daerah (Sekda), dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di kediamannya, kawasan Pokoh, Tasikmadu, Jumat (30/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan anjangsana dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-109 Kabupaten Karanganyar. Selain mengunjungi kediaman Juliyatmono, rombongan juga bersilaturahmi ke rumah mantan Bupati Karanganyar dua periode, Rina Iriani, di kawasan Colomadu.
Juliyatmono mengatakan, tradisi anjangsana merupakan bentuk penghormatan kepada para mantan pemimpin daerah yang telah memberikan pengabdian bagi Karanganyar. Menurutnya, tradisi tersebut telah dimulai pada masa kepemimpinannya.
Ia berharap silaturahmi antarpemimpin daerah dapat terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama mendorong kemajuan Kabupaten Karanganyar.
“Saya sampaikan penghargaan yang tinggi dan terima kasih. Semoga silaturahmi dan hubungan baik ini akan terus berjalan sampai kapan pun selama kita masih diberikan umur panjang. Semua pasti akan mendoakan untuk kepentingan kebaikan Karanganyar,” ujar Juliyatmono.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-109 Karanganyar menjadi momentum penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan selama setahun terakhir. Peringatan hari jadi yang berlangsung menjelang akhir tahun juga dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan pertanggungjawaban publik sekaligus menunjukkan hasil pembangunan yang telah dirasakan masyarakat.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan saat ini tidak mudah. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah menuntut pemerintah menyusun program yang lebih aplikatif, efektif, dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Situasi periode ini memang tidak cukup mudah. Keterbatasan fiskal itu harus disiasati dengan program-program yang aplikatif yang bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat. Masyarakat juga harus didampingi supaya tidak kehilangan harapan,” katanya.
Juliyatmono menilai keterbatasan anggaran seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki sistem kerja pemerintahan. Evaluasi perlu dilakukan terhadap program yang belum memberikan hasil optimal, termasuk pelayanan publik yang masih terkendala proses birokrasi panjang.
Selain perbaikan pelayanan, ia meminta Pemkab Karanganyar menentukan skala prioritas secara cermat agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perhatian terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dinilai perlu menjadi salah satu prioritas. Terlebih, sektor tersebut masih membutuhkan dukungan agar mampu bertahan dan berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Dalam bidang penataan wilayah, Juliyatmono turut menyoroti pentingnya penataan kawasan perkotaan, penghijauan, serta perbaikan jalan. Seluruh program tersebut diharapkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran daerah.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan kegiatan anjangsana bukan sekadar agenda seremonial menjelang peringatan hari jadi, melainkan bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami mewakili masyarakat datang untuk meminta nasihat dari para senior. Mereka memiliki pengalaman dan kebijaksanaan yang sangat berharga. Semoga dari silaturahmi ini, kami bisa melanjutkan pembangunan dengan lebih konstruktif dan sesuai harapan masyarakat,” kata Rober.
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menambahkan, anjangsana menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarpemimpin lintas generasi. Melalui komunikasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat melanjutkan program yang sudah baik sekaligus memperbaiki kekurangan dalam pembangunan.
Kegiatan anjangsana menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-109 Kabupaten Karanganyar. Pemkab Karanganyar juga menyiapkan sejumlah agenda lain, di antaranya ziarah ke makam tokoh pendiri daerah, kirab budaya, dan upacara puncak peringatan.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






