Kebakaran Rumah Blora, Empat Ternak Selamat Kerugian Rp7 Juta

Peristiwa132 Dilihat

BLORA || Jatenggayengnews.com – Kesigapan warga bersama petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan empat ekor ternak saat kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp7 juta.

Dalam proses evakuasi, dua ekor sapi dan dua ekor kambing milik korban berhasil diselamatkan. Selain itu, sejumlah barang berharga yang masih dapat dijangkau juga berhasil dikeluarkan sebelum kobaran api semakin membesar.

Perangkat Desa Sembongin, Rosikin (61), segera menghubungi petugas pemadam kebakaran sesaat setelah mengetahui kejadian tersebut. Satu unit mobil pemadam dari Pos Damkar Kecamatan Ngawen menjadi yang pertama tiba di lokasi. Namun karena api terus membesar, petugas meminta bantuan tambahan dua unit mobil pemadam dari Kabupaten Blora.

BACA JUGA  Antrean BBM Jadi Sorotan, Pemerintah Diminta Antisipatif

Berkat kerja sama petugas pemadam, kepolisian, dan warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa waktu hingga situasi benar-benar aman.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Midiyono, S.H., mengatakan personel Polsek Banjarejo langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari perangkat Desa Sembongin, Ali Mukhtar Effendi.

Kapolsek Banjarejo AKP Gembong Widow bersama personel SPKT dan Unit Reskrim kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengamankan barang bukti.

BACA JUGA  Polres Mojokerto Kota Berhasil Tangkap Dua Jambret, Pelaku Baru 6 Jam Keluar dari Lapas Malang

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil berupa rumah berbahan kayu jati, kandang ternak, serta beberapa ikat jerami diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta,” ujar AKP Midiyono.

Petugas kepolisian turut mengamankan sisa kayu dan jerami yang terbakar sebagai barang bukti. Kasus tersebut telah didokumentasikan dan dibuatkan laporan polisi di SPKT Polsek Banjarejo guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Midiyono mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama pada musim kemarau yang disertai angin kencang karena dapat menyebabkan api dengan mudah menjalar ke bangunan maupun lahan di sekitarnya.

“Jika memang harus membakar sampah, lakukan di tempat yang aman, jauh dari rumah maupun kandang ternak. Sediakan air sebagai langkah antisipasi dan jangan pernah meninggalkan api tanpa pengawasan,” pesannya.

BACA JUGA  Si Jago Merah Lahap 5 Rumah Warga di Grobogan

Hingga Jumat pagi, kondisi di lokasi kebakaran telah dinyatakan kondusif. Warga Desa Sembongin tampak bergotong royong membersihkan puing-puing kebakaran serta membantu korban menata kembali barang-barang yang masih berhasil diselamatkan.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2