Hendak Dimakamkan, Lansia Demak Kembali Bernapas Lagi

DEMAK || jatenggayengnews.com – Warga Desa Klampok Lor, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, dibuat geger oleh peristiwa tak biasa yang terjadi pada Selasa (2/6/2026) malam. Seorang pria lanjut usia (lansia) yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat hendak dimandikan untuk proses pemakaman.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @liputanseputar_kebonagung. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa warga yang semula dikabarkan meninggal mendadak membuka mata dan menggerakkan tangannya saat proses persiapan pemulasaraan jenazah.

Peristiwa tersebut pun mengundang berbagai reaksi dari masyarakat, mulai dari rasa terkejut hingga rasa syukur atas kondisi yang dialami lansia tersebut.

BACA JUGA  Semangat Kerja Itu Harus, Namun Kekompakan Dan Disiplin Tetap Diutamakan

Kapolsek Kebonagung, Iptu Said Nu’man Murod, membenarkan kejadian yang terjadi di wilayah hukumnya itu. Menurutnya, warga yang sempat dikabarkan meninggal tersebut bernama Suhardi (65), seorang lansia yang selama ini diketahui menderita sakit menahun.

“Benar, kejadian itu terjadi pada Selasa sore. Yang bersangkutan merupakan warga Desa Klampok Lor dan sudah lama mengalami sakit,” kata Iptu Nu’man, Rabu (3/6/2026).

Ia menjelaskan, informasi meninggalnya Suhardi bahkan sempat diumumkan melalui pengeras suara masjid setempat sehingga warga mulai berdatangan untuk membantu proses pengurusan jenazah.

Namun situasi berubah saat keluarga dan warga bersiap melakukan prosesi memandikan jenazah setelah waktu Magrib.

BACA JUGA  Aparat Polda Jateng Amankan Kelompok Penadah Mobil Bodong

“Saat hendak dimandikan, ternyata yang bersangkutan kembali bernapas. Warga kemudian memanggil bidan desa untuk memastikan kondisinya,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, bidan desa memastikan bahwa Suhardi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, termasuk adanya detak jantung.

“Hasil pengecekan memang masih ada detak jantung dan tanda-tanda vital lainnya,” tambah Kapolsek.

Menurut keterangan yang diperoleh petugas, Suhardi selama ini tinggal bersama istrinya yang juga sudah lanjut usia. Sementara anak-anak mereka diketahui tinggal dan bekerja di luar kota.

“Beliau tinggal berdua dengan istrinya yang juga sudah sepuh. Untuk anak-anaknya berada di luar daerah,” ujarnya.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar. Banyak warga yang awalnya datang untuk melayat mengaku terkejut setelah mengetahui Suhardi masih hidup dan kembali menunjukkan respons tubuh.

BACA JUGA  Hadirkan Kehangatan Ramadhan di Jalanan, Brimob Surakarta Bagikan 1.000 Takjil untuk Warga

Hingga kini, kondisi Suhardi terus dipantau oleh keluarga dan tenaga kesehatan setempat. Warga berharap kesehatannya dapat segera membaik setelah kejadian yang dianggap langka dan mengejutkan tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan medis secara menyeluruh untuk memastikan kondisi seseorang sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Gambar 1 Gambar 2