No Viral No Justice, Sepuluh Laporan Mangkrak, Polsek Pancur Batu Dikritik Warga

Nasional269 Dilihat

Foto: No Viral No Justice, Sepuluh Laporan Mangkrak, Polsek Pancur Batu Dikritik Warga

Pancur Batu, Deli Serdang || jatengagyengnews.com – Istilah “No Viral No Justice” atau “Tanpa Viral, Tanpa Keadilan” makin menggema di tengah masyarakat, mencerminkan kekecewaan publik terhadap aparat penegak hukum yang dinilai lamban merespons kasus, kecuali jika sudah menjadi sorotan di media sosial.

Namun, situasi yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pancur Batu justru menguatkan anggapan tersebut. Meski sejumlah kasus telah viral dan dilaporkan secara resmi, masyarakat menilai tidak ada tindak lanjut yang serius dari pihak kepolisian. Bahkan, sepuluh laporan yang diajukan warga ke Polsek Pancur Batu sejak akhir 2024 hingga pertengahan 2025 dikabarkan tak membuahkan hasil—tanpa kejelasan hukum, tanpa satu pun pelaku ditangkap.

BACA JUGA  Geger,, Setelah Tes Urine Anggota Polres Grobogan Ternyata?

Salah satu pelapor, Salman Toni Karni Gurusinga, korban dugaan pembacokan yang telah melapor sejak Desember 2024, mengaku sangat kecewa terhadap penanganan kasusnya oleh jajaran Polsek Pancur Batu. Ia menilai institusi tersebut tak berpihak pada korban dan cenderung tidak peduli.

“Saya mulai kehilangan harapan. Kenapa mencari keadilan di negara ini terasa begitu sulit? Saya yakin, ada kongkalikong antara oknum Polsek dan pelaku. Kami warga kecil dianggap tidak penting,” ungkap Salman, Selasa (1/7/25).

BACA JUGA  Woww!! Sebanyak 266 Kepala Desa Se-Kabupaten Grobogan Resmi Menerima Surat Keputusan (SK)

Senada dengan itu, berbagai laporan warga lainnya, termasuk kasus pengrusakan, pengancaman, hingga perusakan tanaman dan properti yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah, tidak menunjukkan perkembangan berarti. Warga menduga Polsek Pancur Batu tutup mata atas penderitaan mereka.

Wartawan telah mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kapolsek Pancur Batu Kompol Djanuarsa SH, Kanit Reskrim Iptu Elia Karo Karo, hingga jajaran di atasnya seperti Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, SIK, SH, MHum melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini dirilis, belum ada satu pun yang memberikan tanggapan.

BACA JUGA  Keluarga Korban Meninggal Dunia Akibat Maen Hakim Sendiri Melapor ke Polres Jepara.

Fenomena ini menambah daftar panjang kritik terhadap kinerja aparat penegak hukum di lapangan. “No Viral No Justice” bukan hanya sebuah sindiran, tapi cermin dari keresahan masyarakat yang merasa keadilan hanya hadir jika kasus mereka ramai diperbincangkan di media.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2