JAKARTA || Jatenggayengnews.com – Sebuah surat terbuka penuh haru ditulis Muhammad Ja’far Hasibuan, mahasiswa S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU), sebagai ungkapan terima kasih kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas bantuan pendidikan yang pernah diterimanya.
Surat tersebut ditulis pada Jumat, 2 Oktober 2026, setelah Listyo Sigit Prabowo resmi memasuki amanah baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Presiden Prabowo Subianto melantik Listyo Sigit di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026), menggantikan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.
Dalam surat terbuka tersebut, Muhammad Ja’far mengenang sosok Listyo Sigit bukan semata sebagai mantan Kapolri, melainkan sebagai orang yang menurut pengakuannya telah membuka jalan pendidikan ketika dirinya berada dalam keterbatasan.
“Pagi ini, tangan saya gemetar saat membuka layar ponsel. Saya hanya ingin melihat kabar pagi, namun mata saya tertuju pada berita yang membuat jantung berdebar dan mata berkaca-kaca,” tulis Muhammad Ja’far dalam suratnya.
Ia mengaku terharu ketika mengetahui Listyo Sigit telah dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Ia kemudian memanjatkan doa agar mantan Kapolri tersebut diberikan perlindungan dan kelancaran dalam menjalankan amanah barunya.
“Bukan karena tidak percaya, tapi karena hati terasa penuh. Perlahan saya menyadari, Bapak tidak lagi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Dan di detik itu, tanpa sadar saya menengadahkan tangan. Bukan meminta sesuatu, hanya berdoa,” tulisnya.
Menurut Muhammad Ja’far, pengalaman yang paling membekas selama Listyo Sigit menjabat Kapolri adalah bantuan beasiswa yang disebutnya telah membuka kesempatan bagi dirinya untuk menempuh pendidikan S2 Gizi Kesehatan Masyarakat di FKM USU.
“Bapak tidak hanya memberi biaya. Bapak memberi saya alasan untuk bermimpi lagi,” ungkapnya.
Ia menyebut beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi menjadi kesempatan untuk mengembangkan diri dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat. Saat ini, ia mengaku tengah menjalani pendidikan semester tiga pada peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat.
Muhammad Ja’far juga menuturkan bahwa ilmu yang diperolehnya berusaha ia manfaatkan melalui kegiatan sosial. Ia mengaku turun ke sejumlah desa, memberikan edukasi mengenai pangan lokal dan gizi serta membantu masyarakat melalui pengetahuan yang dimilikinya.
Perjalanan tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia — Center Biofar SS: Pemberi Pengobatan Gratis.” Ia menyebut buku tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang ingin terus dilanjutkan.
Dalam suratnya, Muhammad Ja’far juga menyampaikan rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral atau S3. Ia berharap dapat memperoleh kesempatan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memperluas pengabdian di bidang kesehatan masyarakat.
“Bukan untuk gelar di depan nama. Bukan untuk dipuji orang. Tapi agar saya bisa mengabdi lebih lama, menyembuhkan lebih banyak, memberi makan lebih banyak, mengangkat lebih banyak anak desa yang seperti saya dulu,” tulisnya.
Ia berharap perjalanan pendidikan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk melalui penelitian pangan lokal, pembinaan mahasiswa, pelayanan kesehatan masyarakat serta penulisan buku yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jika Bapak berkenan membukakan jalan untuk beasiswa S3 ini, dampaknya tidak akan berhenti pada saya. Satu kesempatan itu akan melahirkan pengabdian seumur hidup,” tulis Muhammad Ja’far.
Di bagian akhir surat, ia menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus doa untuk Listyo Sigit Prabowo yang kini mengemban amanah sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
“Terima kasih telah menjadi pemimpin yang tidak lupa ke bawah. Terima kasih telah menjadi alasan ribuan orang percaya bahwa masih ada orang baik di tempat yang tinggi,” tulisnya.
Muhammad Ja’far menutup surat dengan doa agar Listyo Sigit beserta keluarga senantiasa diberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan amanah baru.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi Bapak, keluarga Bapak, dan setiap langkah Bapak di amanah yang baru,” tulisnya.
Surat terbuka tersebut ditandatangani Muhammad Ja’far Hasibuan, NIM 257032012, mahasiswa S2 FKM USU peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat semester tiga sekaligus penulis buku “Anak Desa dari 70 Ribu Mendunia — Center Biofar SS: Pemberi Pengobatan Gratis.”
Secara resmi, Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026. Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan dan pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






