Dugaan Skandal Proyek Irigasi Soneyan Pati Disorot

PATI||Jatenggayengnews.com_Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) di Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Proyek infrastruktur pertanian yang seharusnya menyokong produktivitas petani lokal tersebut justru memicu kontroversi besar. Hal ini terjadi setelah ditemukan indikasi kuat bahwa pelaksanaan di lapangan diduga kuat tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lokasi pembangunan pada Kamis (30/7/2026), ditemukan kejanggalan fatal pada metode konstruksi yang diterapkan. Pekerjaan saluran irigasi tersebut diduga kuat berjalan tanpa adanya proses penggalian pondasi terlebih dahulu. Padahal, penggalian pondasi merupakan prosedur wajib dan mendasar dalam setiap pengerjaan konstruksi saluran guna memastikan kekuatan fisik serta daya tahan bangunan dalam jangka panjang. Kondisi tanpa pondasi ini langsung memicu kekhawatiran besar di kalangan masyarakat mengenai kualitas hasil akhir proyek yang dinilai rawan ambrol dan tidak akan bertahan lama.

BACA JUGA  Jelang Pilkada 2024, Polisi di Grobogan Laksanakan Olahraga Bersama

Guna meluruskan kesimpangangan informasi, awak media telah berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut. Namun hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa (Kades) Soneyan maupun Ketua Kelompok Tani setempat selaku pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program di tingkat desa masih belum berhasil ditemui atau dikonfirmasi. Sikap bungkam dari para pemangku kebijakan lokal ini kian memperkuat tanda tanya warga dan memperpanjang spekulasi negatif terkait transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana proyek P3A-TGAI di wilayah tersebut.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2