MAGELANG ||Jatenggayengnews.com- Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.Tr.(Han.), mewakili Pangdam IV/Diponegoro menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar (Diksar) Integratif Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun Pendidikan 2026 yang digelar di Akademi Militer, Magelang, Senin (3/8/2026).
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Danjen Akademi TNI bersama Kalemdiklat Polri serta dihadiri jajaran pejabat Mabes TNI, Mabes Polri, Akademi TNI, Akademi Kepolisian, Forkopimda Jawa Tengah, dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran Kasdam IV/Diponegoro menjadi wujud dukungan Kodam IV/Diponegoro terhadap pelaksanaan pendidikan integratif yang bertujuan memperkuat soliditas, sinergi, dan kebersamaan antara TNI dan Polri sejak tahap awal pembentukan calon perwira.
Dalam amanatnya, Danjen Akademi TNI menegaskan bahwa Pendidikan Dasar Integratif merupakan proses transformasi bagi calon Taruna Akademi TNI dan Taruna Akademi Kepolisian dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI dan insan Bhayangkara yang berkarakter pejuang, profesional, berintegritas, serta memiliki jiwa pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sebanyak 1.596 calon Taruna Akademi TNI dan 300 calon Taruna Akademi Kepolisian resmi mengikuti Diksar Integratif Tahun Pendidikan 2026. Selama menjalani pendidikan di Lembah Tidar, para peserta diharapkan mampu membangun jiwa kepemimpinan, disiplin, serta semangat kebersamaan sebagai bekal dalam mengemban tugas di masa mendatang.
Selain itu, seluruh peserta didik diingatkan untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama pendidikan, mematuhi seluruh arahan pelatih, serta mengerahkan kemampuan terbaik demi menjadi perwira yang profesional dan membanggakan bangsa.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut, Kodam IV/Diponegoro menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia TNI yang unggul sekaligus memperkuat sinergi TNI-Polri. Diharapkan, nilai-nilai kebersamaan yang ditanamkan sejak masa pendidikan mampu melahirkan generasi perwira yang profesional, adaptif, dan siap mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Pendam IV/Diponegoro)






