TAPTENG | Jatenggayengnews – Warga Lingkungan III, Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia tanpa identitas pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Polres Tapanuli Tengah bersama tim terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengevakuasi kerangka guna proses identifikasi lebih lanjut.
Kerangka itu ditemukan di kawasan yang pernah diterjang banjir dan tanah longsor besar pada 25 November 2025. Berdasarkan lokasi penemuan serta kondisi jasad, polisi menduga kerangka tersebut kemungkinan berkaitan dengan salah satu korban bencana yang hingga kini belum berhasil diidentifikasi. Namun demikian, identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Melalui jajarannya, Kapolres Tapanuli Tengah mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga saat bencana banjir dan longsor pada November 2025 agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
“Kami mengharapkan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya pada saat bencana banjir dan longsor untuk segera menghubungi atau mendatangi Polres Tapanuli Tengah. Informasi dari keluarga sangat dibutuhkan untuk membantu proses identifikasi,” ujar pihak kepolisian.
Saat ini, kerangka tersebut masih menjalani proses identifikasi oleh pihak berwenang. Polisi juga terus mencocokkan data orang hilang yang dilaporkan pascabencana dengan temuan di lokasi guna memastikan identitas korban.






