BOGOR | Jateng Gayeng News – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya penanganan dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan. Distribusi dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi berbagai instansi guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.
Berdasarkan data hingga 25 Juli 2026, kekeringan telah melanda 24 kecamatan dan 87 desa/kelurahan di Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut berdampak pada sekitar 29.054 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 100.830 jiwa. Hingga kini, pemerintah telah menyalurkan 802.500 liter air bersih kepada warga terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui sinergi antara BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar), Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), serta sejumlah instansi terkait lainnya. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan daerah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center BPBD Kabupaten Bogor di nomor 0812-1010-9002 (WhatsApp dan telepon) maupun Layanan Darurat 112 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, saling membantu sesama, serta segera melaporkan apabila membutuhkan bantuan distribusi air bersih. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meringankan dampak kekeringan sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.






