Kasus Toilet Masjid Magelang Berakhir Damai

Tentang Kami33 Dilihat

MAGELANG ||Jatenggayengnews.com– Polsek Mertoyudan, Polresta Magelang memfasilitasi penyelesaian masalah terkait dugaan tindakan tidak pantas yang melibatkan dua sejoli di area Masjid Baitussalam, Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Kasus tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan setelah beredar di media sosial.

 

Mediasi digelar di Mapolsek Mertoyudan pada Senin (13/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.30 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran kepolisian, pemerintah desa, tokoh masyarakat, takmir masjid, Linmas, serta keluarga dari kedua pihak.

 

Peristiwa bermula ketika warga mencurigai keberadaan dua orang berbeda jenis kelamin di dalam toilet Masjid Baitussalam. Keduanya kemudian diketahui berada di lokasi yang sama sehingga memicu perhatian masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Diduga Politik Uang Pilkada Bupati Kabupaten Serang,Wilayah Kecamatan Mancak.

 

Dua orang yang terlibat masing-masing berinisial M.N.D. (24), warga Kecamatan Mertoyudan, dan E.R.P. (20), warga Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

 

Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, warga bersama petugas kemudian membawa keduanya ke Mapolsek Mertoyudan guna dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

 

Dalam proses penyelesaian, kepolisian mengedepankan pendekatan problem solving dengan mempertemukan kedua pihak bersama keluarga, takmir masjid, Kepala Desa Girirejo, perangkat dusun, serta unsur masyarakat terkait.

BACA JUGA   HUT Ke-72 PDHI, Wamen Viva Yoga: Dokter Hewan Harus Terlibat Dalam Program Makan Bergizi Gratis   

 

Hasil musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan damai yang dituangkan dalam surat pernyataan. Dalam kesepakatan itu, pihak terkait berjanji tidak mengulangi perbuatannya dan bersedia bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.

 

Kapolsek Mertoyudan AKP Aris Mulyono menyampaikan bahwa penyelesaian melalui mediasi dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengutamakan pendekatan kekeluargaan.

 

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang memilih menahan diri dan menyelesaikan persoalan secara musyawarah. Kepolisian hadir untuk mencegah konflik serta menciptakan situasi yang tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Aris.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga norma, etika, serta menghormati tempat ibadah sebagai ruang yang digunakan untuk kegiatan keagamaan.

BACA JUGA  Prof Dr Sutan Nasional Minta Presiden RI Perintahkan Berbagai Elemen Atasi Musibah Dan Kelaparan di Aceh Sumut 2025

 

Seluruh rangkaian mediasi berjalan aman dan tertib. Polsek Mertoyudan berharap kesepakatan tersebut dapat dipatuhi oleh semua pihak demi menjaga keharmonisan di lingkungan masyarakat.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2