Perhutani Semarang Pastikan Produksi Kayu Gamal Sesuai Target

GROBOGAN || Jatenggayengnews.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang melakukan monitoring dan peninjauan langsung terhadap produksi kayu gamal yang telah dikontrakkan kepada PT Rimba Partikel Indonesia (RPI) di wilayah BKPH Padas, Desa Kedungjati, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi untuk memastikan proses produksi kayu berjalan sesuai target, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, sekaligus menjamin pemenuhan kewajiban kerja sama antara Perhutani dan mitra usaha.

Peninjauan lapangan dihadiri Kasi Madya Produksi dan Ekowisata KPH Semarang Irfan Danu, KSS Produksi bersama tim penguji kayu KPH Semarang, Asper/KBKPH Padas beserta jajaran, serta perwakilan PT Rimba Partikel Indonesia (RPI), Ulil.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan langsung terhadap progres produksi, kualitas kayu yang dihasilkan, serta kesiapan volume kayu gamal yang akan diserahkan kepada PT RPI. Selain itu, monitoring juga menjadi sarana koordinasi untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan kontrak berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA  Bupati Grobogan Hadiri Upacara Hari Pramuka ke 63 Tahun 2024 di Alun-alun Purwodadi

Administratur KPH Semarang melalui Kasi Madya Produksi dan Ekowisata, Irfan Danu, menegaskan bahwa monitoring lapangan merupakan bagian penting dari komitmen Perhutani dalam menjaga profesionalitas pengelolaan hasil hutan serta memastikan seluruh kewajiban kerja sama dapat dipenuhi dengan baik.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan produksi kayu gamal yang telah dikontrakkan kepada PT RPI dapat berjalan sesuai target, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Perhutani berkomitmen memenuhi kewajiban kerja sama secara profesional serta memastikan seluruh proses dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Irfan.

BACA JUGA  Vicon di Mapolda Jateng Terkait Perlindungan Jurnalis dari Pidana Hukum

Menurutnya, pengawasan secara berkala juga menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas produk hasil hutan sekaligus mendukung keberlangsungan kemitraan yang saling menguntungkan antara Perhutani dan dunia industri.

Sementara itu, perwakilan PT Rimba Partikel Indonesia (RPI), Ulil, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan koordinasi yang dilakukan Perhutani selama pelaksanaan kontrak berlangsung.

“Kami mengapresiasi komitmen Perhutani dalam memastikan proses produksi berjalan dengan baik. Peninjauan lapangan seperti ini sangat penting untuk mengetahui progres pekerjaan secara langsung sehingga kebutuhan bahan baku perusahaan dapat terpenuhi sesuai rencana,” ungkapnya.

Melalui kegiatan monitoring ini, Perhutani KPH Semarang berharap sinergi dengan PT RPI dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Selain mendukung kebutuhan industri, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan hasil hutan yang produktif, legal, dan tetap mengedepankan prinsip pengelolaan hutan lestari.

BACA JUGA  Puan Maharani Ingatkan Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan PPN 12% pada 2025

Dengan pengawasan yang ketat dan koordinasi yang baik antara Perhutani dan mitra usaha, produksi kayu gamal di wilayah BKPH Padas diharapkan mampu berjalan optimal serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sektor kehutanan dan perekonomian daerah. (Tim)

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2