Semarang||jatenggayengnews.com – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan meningkatnya ancaman non-militer yang menyasar generasi muda, Kodam IV/Diponegoro mengambil langkah strategis dengan menggelar kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi Keluarga Besar TNI (KBT), Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Diponegoro, Kompleks Makodam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang, tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pembinaan karakter dan semangat kebangsaan generasi muda.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai organisasi di bawah naungan KBT, antara lain Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Pemuda Panca Marga (PPM), Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD), serta Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (PPPAD) dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mengusung tema “Melalui Penguatan Bela Negara, Kita Perkokoh Generasi Muda Keluarga Besar TNI yang Solid, Berkarakter dan Berjiwa Nasionalis”, kegiatan ini diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari pengaruh negatif globalisasi, penyalahgunaan teknologi digital, paham radikalisme, hingga degradasi moral yang berpotensi menggerus nilai-nilai kebangsaan.
Melalui pembinaan tersebut, Kodam IV/Diponegoro menekankan pentingnya menanamkan semangat bela negara sejak dini. Keluarga Besar TNI dipandang memiliki peran strategis sebagai penerus nilai-nilai perjuangan bangsa sekaligus garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam kegiatan itu, peserta dibekali pemahaman mengenai tiga pilar utama pembinaan generasi muda KBT, yakni menjadi generasi yang solid, tidak mudah terprovokasi oleh informasi menyesatkan; berkarakter, dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan nilai-nilai Pancasila; serta berjiwa nasionalis, yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional dan historis antara Keluarga Besar TNI dengan prajurit aktif. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan nilai perjuangan dan memperkuat ketahanan wilayah dalam mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Kodam IV/Diponegoro berharap lahir generasi muda KBT yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara sebagai fondasi utama menjaga masa depan Indonesia. (Pendam IV/Diponegoro).






