Ketua DPRD Grobogan Perkuat Sinergi Berantas Narkotika Sejak Dini

GROBOGAN || Jatenggayengnews.com – Komitmen memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Grobogan, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan Aksi Sinergi P4GN Optimal Lintas Sektor Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak” (Gaspol Ananda Bersinar) tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Grobogan, Lusia Indah Artani, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, perwakilan BNNP Jawa Tengah, unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Rakor yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menjadi forum strategis untuk memperkuat implementasi Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Jawa Tengah. Berbagai langkah konkret dibahas guna menghadapi ancaman narkotika yang masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah.

BACA JUGA  Dinkominfo Temanggung Luncurkan Rumah Digital dan Kembangkan Smart Village

Dalam pertemuan tersebut, para peserta menyoroti pentingnya pencegahan sejak usia dini, penguatan regulasi daerah, serta peningkatan koordinasi antarinstansi agar pelaksanaan program P4GN dapat berjalan lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan.

Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah Artani, menegaskan bahwa pemberantasan narkotika bukan hanya tanggung jawab satu lembaga, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan.

“Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, lembaga terkait, dan masyarakat sangat diperlukan agar program P4GN dapat berjalan optimal,” tegasnya.

BACA JUGA  Pertemuan Produktif dengan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia dan Konsul Jenderal Tiongkok untuk Surabaya

Menurutnya, ancaman narkotika harus dihadapi dengan langkah-langkah kolaboratif yang melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan, keluarga, hingga masyarakat luas. Dengan demikian, upaya pencegahan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Dari hasil diskusi yang berlangsung, rakor menghasilkan sejumlah komitmen penting yang akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak. Beberapa poin utama yang menjadi perhatian bersama antara lain mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang P4GN bagi daerah yang belum memiliki regulasi khusus, memperbarui Surat Keputusan (SK) yang masa berlakunya telah habis, serta memperkuat kerja sama dalam berbagi sumber daya dan kapasitas lintas sektor maupun lintas daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program P4GN sekaligus memperkuat benteng pertahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.

BACA JUGA  Anggota DPR RI Syafruddin Usulkan Digitalisasi untuk Subsidi BBM Tepat Sasaran

Melalui Rakor Gaspol Ananda Bersinar ini, seluruh peserta menegaskan kembali pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Semangat gerakan ini juga menempatkan anak sebagai fokus utama perlindungan dan pembinaan, sehingga generasi muda dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari bahaya narkotika.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum, BNN, dan masyarakat, diharapkan upaya mewujudkan Grobogan serta Jawa Tengah yang bersinar dan bebas narkoba dapat tercapai secara maksimal.

Gambar 1 Gambar 2