Gerindra Apresiasi Kinerja APBD 2025, Dorong Peningkatan Kesejahteraan

GROBOGAN || Jatenggayengnews.com – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Grobogan menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam pengelolaan keuangan daerah Tahun Anggaran 2025. Hal tersebut disampaikan dalam pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang diajukan pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Fraksi Gerindra mengucapkan terima kasih atas penyampaian laporan pertanggungjawaban APBD beserta laporan keuangan yang telah diaudit. Fraksi menilai secara umum pengelolaan fiskal Kabupaten Grobogan selama tahun 2025 menunjukkan capaian yang cukup baik dan patut diapresiasi.

Berdasarkan laporan yang disampaikan, pendapatan daerah dalam APBD Perubahan Tahun 2025 dianggarkan sebesar Rp3,005 triliun dan berhasil direalisasikan sebesar Rp3,058 triliun atau mencapai 101,76 persen dari target. Sementara itu, belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp3,116 triliun terealisasi sekitar Rp2,976 triliun atau 95,51 persen.

BACA JUGA  Cemas Kurang Stok Pangan, Sekda DIY Pastikan Aman Usai Idul Fitri

Capaian tersebut menghasilkan surplus anggaran sekitar Rp82,05 miliar serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp192,72 miliar pada akhir tahun anggaran.

Dari sisi neraca keuangan, kondisi keuangan daerah juga dinilai cukup sehat. Total aset Pemerintah Kabupaten Grobogan tercatat mencapai sekitar Rp5,36 triliun, dengan kewajiban sebesar Rp24,79 miliar dan ekuitas lebih dari Rp5,33 triliun.

Fraksi Gerindra juga memberikan perhatian khusus terhadap kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD). Realisasi PAD Tahun 2025 mencapai Rp671,80 miliar atau 107,79 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp623,22 miliar. Capaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas pengelolaan pendapatan daerah yang semakin baik.

BACA JUGA  Bupati Andi Ina Kartika Sari Ajak Warga Barru Bersinergi Mewujudkan Pembangunan dan Kesejahteraan

Selain aspek fiskal, Fraksi Gerindra menilai sejumlah indikator sosial dan ekonomi Kabupaten Grobogan juga menunjukkan perkembangan positif. Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi sekitar 3,12 persen, tingkat kemiskinan menurun menjadi sekitar 10,63 persen, dan rasio gini membaik menjadi 0,305 yang mencerminkan pemerataan pendapatan yang semakin baik.

Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Grobogan telah mencapai angka 72,94 dan masuk dalam kategori tinggi. Sementara itu, inflasi daerah tetap terkendali di angka sekitar 2,68 persen, sejalan dengan inflasi Provinsi Jawa Tengah maupun nasional.

Atas berbagai capaian tersebut, Fraksi Partai Gerindra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Grobogan. Namun demikian, fraksi menegaskan bahwa berbagai keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Pembekalan PPL Mahasiswa Setia WS Semarang Tahun 2023

Menurut Fraksi Gerindra, capaian makro ekonomi yang positif harus dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, perluasan lapangan kerja, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Grobogan.

Fraksi Partai Gerindra menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan pembangunan daerah agar pengelolaan keuangan yang baik dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Grobogan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Gambar 1 Gambar 2