Gubernur Jateng Tinjau Banjir, Salurkan Bantuan ke Warga

KARANGANYAR || jatenggayengnews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban banjir di wilayah Solo Raya sebagai bentuk respons tanggap darurat terhadap masyarakat terdampak.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Ade Eliana.

Gubernur bersama rombongan berjalan kaki menyusuri pematang untuk mencapai permukiman warga yang terdampak banjir. Selain meninjau kondisi di lapangan, ia juga berdialog langsung dengan warga serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait penanganan bencana.

BACA JUGA  Polres Jepara Hadiri Car Free Day Dalam Rangka Ops Patuh Candi Tahun 2024

“Tetap semangat nggih. Ini saya sama Pak Bupati dan Wakil Bupati. Kita tinjau bareng-bareng. Semoga genangan airnya segera surut,” ujar Ahmad Luthfi kepada warga.

Ia menjelaskan, untuk penanganan jangka panjang, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait pengelolaan daerah aliran Sungai Bengawan Solo. Salah satu langkah yang direncanakan adalah pembangunan parapet sepanjang 200 meter.

“Kalau bicara kewenangan, ini adalah wewenang BBWS, tetapi kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengajukan pembangunan parapet. Saat ini kondisi air juga mulai surut,” jelasnya.

BACA JUGA  Jaga Netralitas Pemilu 2024, TNI Polri di Grobogan Dirikan Posko

Gubernur menegaskan, sejumlah dinas terkait dari Pemprov Jawa Tengah telah diterjunkan ke lokasi, di antaranya Dinas Sosial, BPBD, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Dinas kita sudah berjalan. Kebutuhan masyarakat terdampak masih terus didata,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa darurat.

BACA JUGA  DPRD Grobogan dan Pemkab Setujui Raperda APBD 2023 Menjadi Perda

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi makanan siap saji, lauk pauk, tenda keluarga, kasur, selimut, hingga paket kebutuhan keluarga dan anak. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp81.836.520.

“Kami pastikan bantuan dapat diterima masyarakat terdampak dan kebutuhan darurat tercukupi,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta siap menambah bantuan jika diperlukan, seiring dengan proses pemulihan bagi warga terdampak banjir.