MANGGARAI || jatenggayengnews.com – Kerusakan jalan umum di depan Toko Karya, Ruteng, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kondisi jalan yang berlubang, tidak rata, dan kerap tergenang air saat hujan dilaporkan sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas tunggal.
Tidak hanya pengendara sepeda motor, pejalan kaki juga menghadapi risiko, terutama pada malam hari saat pencahayaan minim sehingga lubang jalan sulit terlihat.
Melihat kondisi yang kian memprihatinkan, pemilik Toko Karya, Simon Segu, bersama rekan-rekannya mengambil inisiatif memperbaiki jalan secara swadaya. Mereka menutup lubang menggunakan semen dan pasir sebagai langkah darurat untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar karena dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama. Namun, perbaikan itu dinilai hanya bersifat sementara dan belum mampu mengatasi kerusakan secara menyeluruh.
Warga menyebut kondisi jalan tersebut telah berlangsung lama tanpa penanganan maksimal dari pihak berwenang. Mereka pun mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen.
“Kerusakan ini sudah lama dan sering menyebabkan orang jatuh. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya secara serius, bukan hanya sementara,” ujar salah seorang warga, Rabu (15/4/2026) malam.
Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pengawasan rutin terhadap kondisi jalan di wilayah Ruteng agar kerusakan dapat segera ditangani sebelum menimbulkan korban.
Sebagai jalur vital aktivitas harian, masyarakat menilai infrastruktur jalan yang layak merupakan kebutuhan mendasar. Karena itu, perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah melalui dinas terkait sangat diharapkan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.







