Bireuen || Jatenggayengnews.com – Desa Kapa, Kecamatan Peusangan Bireuen, kini diserang ulat yang mengeluarkan bau tidak sedap pasca banjir besar 21 hari yang lalu.
Kepala Desa (Kades) Kapa Evendi, S.Pd, M.Pd, mengungkapkan warga sudah mengeluh dan khawatir kondisi ini dapat menimbulkan wabah penyakit, sehingga mengharapkan dinas terkait melakukan fogging.
Kondisi ini disebabkan ribuan ternak yang terbawa arus banjir mati dan dikubur warga di kawasan desa. Setelah tiga pekan, tanah di sekitar kuburan ternak mulai muncul banyak ulat dan mengeluarkan bau menyengat yang menyebar ke sekitar kebun warga yang masih berlumpur.
Evendi juga mengajak warga yang tinggal dekat Krueng Peusangan dan kehilangan ternak sewaktu banjir untuk mencari di pinggir sungai atau desa Kapa. Ternak yang sering ditemukan berupa bangkai ayam, kambing, dan lembu.






