Satgas Pengendalian Beras Grobogan Pastikan Harga Stabil dan Aman

Foto : Satgas Pengendalian Beras Grobogan Pastikan Harga Stabil dan Aman

GROBOGAN || jatenggayengnews.com — Tim Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Beras Kabupaten Grobogan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, S.T.K., S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi distribusi dan penjualan beras di wilayah Grobogan, Jumat (24/10/2025).

Rangkaian sidak ini menyasar Pasar Induk Purwodadi, ritel modern, hingga gudang distributor besar. Langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 375 Tahun 2025 serta hasil Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satgas Pengendalian Harga Beras Provinsi Jawa Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas melibatkan sejumlah unsur penting, antara lain Ditreskrimsus Polda Jateng, Kanwil Bulog Jateng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, serta DPMTSP Kabupaten Grobogan.

BACA JUGA  Jasa Raharja Bersama Road Safety Ranger Kids Peringati Hari Anak Nasional

Di Pasar Induk Purwodadi, tim mengunjungi Kios Ragil Jaya milik Jumiyati. Berdasarkan hasil pengecekan, harga beras premium dijual Rp14.900 per kilogram, medium Rp13.500 per kilogram, dan SPHP Rp12.500 per kilogram. Semua harga tersebut dinilai masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kualitas beras yang ditetapkan pemerintah. Ketersediaan stok di kios tersebut juga aman dengan total 10.500 kilogram beras dari berbagai jenis.

Sidak berlanjut ke Ritel Modern Indomaret Ahmad Yani Purwodadi, yang dikelola Ahmad Nuraldi Pratama. Hasil pengecekan menunjukkan harga beras premium dan SPHP masing-masing Rp14.900 dan Rp12.500 per kilogram, sesuai dengan ketentuan HET. Stok beras di lokasi ini tercatat sebanyak 110 kilogram.

BACA JUGA  HUT TNI, Kapolri: Kami Bersinergi di Laut dan Bumi Nusantara

Puncak kegiatan dilakukan di gudang distributor DM Putra milik Rustinah, yang memasarkan beras jenis medium dengan harga Rp12.500 per kilogram. Menariknya, stok di gudang ini sangat melimpah — mencapai 250 ton beras medium, menandakan pasokan di wilayah Grobogan dalam kondisi aman.

Meski situasi terpantau stabil, Satgas menegaskan perlunya pengawasan berkelanjutan terhadap harga dan stok beras di pasar.

“Hari ini kami dari Satgas Pengendalian Beras melakukan sidak ke berbagai distributor. Tujuannya untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan beras mencukupi kebutuhan masyarakat Grobogan, terutama menjelang akhir tahun,” ujar AKP Rizky Ari Budianto, Kasat Reskrim Polres Grobogan, saat ditemui di sela kegiatan.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN Beri Edukasi Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Pakan Ternak

Menurut Rizky, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara rutin agar distribusi beras berjalan lancar serta tidak terjadi gejolak harga di pasaran.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan Bulog dan dinas terkait untuk menjaga ketersediaan beras serta melindungi masyarakat dari potensi permainan harga,” tambahnya.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap kestabilan harga bahan pokok di Grobogan dapat terjaga, terutama menjelang masa liburan akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat meningkat.

Gambar 1 Gambar 2