Perhutani KPH Semarang Terima Kunjungan BPK RI

Foto: Perhutani KPH Semarang Terima Kunjungan BPK RI

SEMARANG || jatenggayengnews.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menerima kunjungan kerja dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Sabtu (28/6/2025). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat KPH Semarang ini merupakan bagian dari agenda pemeriksaan pendahuluan BPK terhadap kinerja Perum Perhutani secara menyeluruh, dengan KPH Semarang sebagai salah satu unit yang menjadi objek evaluasi.

BACA JUGA  Polres Cianjur Amankan Sekelompok Pemuda Yang Sedang Minum Minuman Keras

Dalam sambutan pembukaannya, Plt. Administratur KPH Semarang, Muhadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim BPK RI. Ia berharap kinerja KPH Semarang telah mencerminkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), seperti profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya. “Masukan dari BPK akan menjadi panduan penting dalam upaya penyempurnaan pengelolaan kami ke depan,” ungkap Muhadi.

Perwakilan dari BPK RI, Viona, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bukan semata-mata untuk menilai, namun juga untuk memahami secara mendalam proses bisnis dan pelaksanaan tugas Perhutani dalam pengelolaan hutan. “Kami hadir tidak hanya untuk mengevaluasi, tetapi juga memberikan rekomendasi yang konstruktif agar tata kelola dan kinerja Perhutani semakin optimal,” jelasnya.

BACA JUGA  Gubernur Jateng Optimistis SGS 2025 Capai Target Rp10 Triliun

Pemeriksaan dilakukan dalam dua metode, yakni penelaahan dokumen di kantor KPH dan wawancara langsung dengan penanggung jawab kegiatan, serta kunjungan lapangan untuk melihat implementasi langsung di lokasi. Setelah itu, tim BPK melakukan diskusi gabungan guna menyusun berita acara pemeriksaan.

BACA JUGA  Gubernur Apresiasi SD Kanisius Wonolelo Kenalkan Lingkungan Sejak Dini

Menutup kegiatan, tim BPK RI menyampaikan kesan positif atas keterbukaan dan kolaborasi dari jajaran Perhutani KPH Semarang. “Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan informasi yang diberikan. Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan hutan telah dijalankan secara profesional dan penuh komitmen,” pungkas Viona.

Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai penanda sinergi antara lembaga pengawas dan pengelola sumber daya kehutanan.