Foto: Proyek Wisata Bukit Magdalena Diduga Mangkrak, LARA Desak Penegakan Hukum
WAKATOBI || jatenggayengnews.com – Proyek pembangunan fasilitas penunjang pariwisata di kawasan Bukit Magdalena, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menuai sorotan. Lembaga Advokasi Rakyat (LARA) menyoroti potensi kerugian negara akibat proyek yang dinilai mangkrak, meskipun telah menghabiskan anggaran dari APBD tahun 2023. 31 Mei 2025
Dalam rilis tertulis yang disampaikan pada Sabtu, LARA menyebutkan bahwa berdasarkan hasil investigasi lapangan, sejumlah pekerjaan fisik tidak selesai sesuai dengan rencana awal. Kondisi proyek yang terbengkalai dinilai merugikan masyarakat serta mencederai semangat pembangunan pariwisata sebagai pendorong ekonomi daerah.
“Temuan kami menunjukkan bahwa proyek ini tidak berjalan sebagaimana mestinya dan justru merugikan daerah serta rakyat,” ungkap perwakilan LARA dalam keterangan tertulis.
LARA menegaskan bahwa proyek infrastruktur wisata seharusnya membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Namun kenyataannya, kondisi proyek yang stagnan justru menimbulkan kekecewaan publik dan menimbulkan dugaan kuat adanya penyimpangan atau potensi korupsi dalam pelaksanaannya.
Menyikapi temuan ini, LARA meminta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan melakukan penyelidikan mendalam. Lembaga ini juga berencana melaporkan secara resmi dugaan tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara, disertai dengan aksi demonstrasi sebagai bentuk tekanan publik.
“Kami mendesak agar proses hukum dilakukan secara tegas dan terbuka. Siapa pun yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas LARA.
Hingga berita ini disampaikan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah atau pihak pelaksana proyek terkait dugaan mangkraknya pembangunan fasilitas pariwisata tersebut.







