Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Cangaakan, Polisi Imbau Pengawasan Orang Tua lebih Ketat

Peristiwa339 Dilihat

Pati || Jatenggayengnews.com– Musibah terjadi di Sungai Cangaakan, Kayen, Pati, pada Senin (03/03/2025), ketika seorang anak laki-laki berusia 6 tahun, Mohammad Khaled Ammred, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam dan terseret arus.

Peristiwa tragis ini bermula saat korban bermain bersama tiga temannya di sekitar bendungan Sungai Ndaleman. Menurut kesaksian warga, Arif Suherlambang (45) dan Sukarno (61), korban bersandar pada besi pengaman bendungan yang ternyata sudah rapuh. Besi tersebut patah, menyebabkan korban terjatuh ke sungai dan terseret arus deras.

BACA JUGA  Viral Tuduhan Fitnah Warga Genengadal, Kasus Berujung Laporan Polisi

Tim gabungan dari Polsek Kayen, Basarnas, BPBD, dan relawan segera melakukan pencarian begitu menerima laporan sekitar pukul 17.15 WIB. Setelah pencarian intensif selama lebih dari empat jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 21.30 WIB dalam kondisi tanpa pakaian, hanya mengenakan celana biru, sekitar 1 kilometer dari lokasi awal tenggelam.

Kapolsek Kayen, AKP Parsa, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis yang dilakukan tim Puskesmas Kayen, dipimpin oleh dr. Indri Kurniasari, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. “Korban dipastikan meninggal akibat tenggelam atau mengalami hipoksia karena kekurangan oksigen,” jelasnya.

BACA JUGA  Muncul Surat Kuasa Kontroversial, Warga Kuwaron Gubug Laporkan Dugaan Pemalsuan

Pihak keluarga korban, yang diwakili oleh ayahnya, Mohammad Eurico Pratama, menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah menandatangani surat pernyataan bahwa insiden ini murni kecelakaan. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Menanggapi kejadian ini, AKP Parsa mengimbau para orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain di area sungai atau perairan lainnya. “Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat cuaca tidak menentu, demi mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya.

BACA JUGA  Tabung Gas Bocor, Satu Keluarga Luka Parah, Balita Tewas

Kewaspadaan dan pengawasan orang tua sangat penting untuk menghindari kejadian serupa. Jangan biarkan anak-anak bermain sendirian di lokasi berisiko, seperti sungai, bendungan, dan danau, demi keselamatan mereka.(Aji)

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2