Magetan||Jatenggayengnews.com-Harga telur ayam di Magetan, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Saat ini, harga telur ayam mencapai Rp 30.000 per kilogram, jauh lebih mahal dibandingkan harga minggu lalu yang hanya sekitar Rp 20.000 per kilogram.
Menanggapi hal ini, warga Magetan pun mendatangi pasar murah yang digelar oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Magetan bekerja sama dengan Kodim 0804 Magetan. Pasar murah ini diadakan untuk menstabilkan harga pasar, khususnya untuk komoditas telur ayam.
Warga memborong telur ayam di pasar murah dengan harga Rp 26.000 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang sudah mencapai Rp 28.000 per kilogram. Pembeli merasa keberatan dengan kenaikan harga di pasar dan merasa lebih terbantu dengan adanya pasar murah ini.
Dwi Wahyu Hidayati, salah satu pembeli, mengungkapkan bahwa ia membeli telur di pasar murah karena harganya lebih terjangkau. “Saya beli telur di pasar murah harganya lebih terjangkau, hanya Rp 26.000 per kilogram, sedangkan di pasaran harga sudah Rp 28.000 per kilogram,” ujarnya pada Jumat (13/12/2024).
Heny Mauluti Rahayu, petugas dari Disnakan Magetan, menjelaskan bahwa pasar murah ini digelar untuk menekan harga sembako, termasuk telur, yang saat ini cukup tinggi dan sulit dijangkau oleh masyarakat. “Pasar murah ini bertujuan untuk menstabilkan harga sembako, termasuk telur. Selain harganya lebih murah, stok juga tercukupi,” tambah Heny.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga menjelang Nataru. (Red)






