Semarang||Jatenggayengnews.com_Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mendorong Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Tengah untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat dan mengembangkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh wilayah provinsi.
Pesan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) IWAPI Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Rabu (22/7/2026). Menurut Ahmad Luthfi, organisasi pengusaha perempuan tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi pertumbuhan usaha anggotanya.
“UMKM kita harus dikembangkan. Kegiatan organisasi harus memberikan manfaat yang jelas bagi anggotanya dan masyarakat,” tegasnya.
Gubernur berharap IWAPI Jateng terus memperkuat jaringan organisasinya hingga tingkat daerah guna mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Jawa Tengah, Ning Wahyu Astutik, mengungkapkan bahwa IWAPI Jateng saat ini memiliki kepengurusan di 35 kabupaten/kota serta sekitar 30 ranting tingkat kecamatan. Dengan cakupan tersebut, IWAPI Jateng menjadi salah satu organisasi pengusaha perempuan terbesar di Indonesia.
Untuk memperkuat regenerasi dan pengembangan organisasi, kepengurusan mendatang akan didukung oleh 13 wakil ketua yang disiapkan sebagai bagian dari proses kaderisasi.
Tak hanya fokus pada penguatan organisasi, IWAPI Jateng juga berencana menggelar pameran produk UMKM anggota di Mal Ciputra Semarang selama sepekan. Setiap DPC akan mengirimkan enam produk unggulan yang telah melalui proses kurasi untuk dipromosikan kepada masyarakat dan calon pembeli.
Melalui langkah tersebut, IWAPI Jateng berharap dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM lokal di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.






