
Semarang||jatenggayengnews.com – Polrestabes Semarang sedang menyelidiki kasus penemuan bayi laki-laki yang terlantar di Jalan Krajan, Kecamatan Rowosari, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Bayi tersebut ditemukan oleh sepasang suami istri pada 16 September 2024, namun baru dilaporkan kepada pihak kepolisian pada Rabu (16/10/2024).
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang, AKP Agus Tri Yulianto, memberikan penjelasan mengenai kronologi penemuan bayi tersebut.
“Bayi itu ditemukan di dalam kotak kardus dan kantong plastik hitam oleh sepasang suami istri yang awalnya sedang mencari bengkel karena ban kendaraan mereka kempes,” jelasnya.
Sang istri turut memberikan kesaksian kepada petugas. “Suami saya melihat kotak itu saat berjalan mencari bengkel. Awalnya kami abaikan, tapi setelah berpikir ulang, kami memutuskan untuk memeriksanya. Ternyata di dalam kotak itu ada bayi,” ungkapnya.
Di samping bayi tersebut, pasangan itu juga menemukan secarik kertas yang bertuliskan “Muhammad Zany 15 September 2024 12 Rabiul Awal.” Mereka sempat kebingungan tentang langkah yang harus diambil dan memutuskan membawa bayi itu pulang karena khawatir akan konsekuensi hukum.
“Kami khawatir jika ada konsekuensi hukum, jadi kami membawa bayi itu pulang dulu dan meminta saran dari seorang teman,” tambah mereka.
Saat ini, Polrestabes Semarang terus menyelidiki kasus ini, dan AKP Agus meminta bantuan dari masyarakat.
“Kami mendesak siapa pun yang memiliki informasi terkait bayi ini untuk segera melapor,” tegasnya.
Bayi tersebut kini berada dalam perawatan Dinas Sosial Kota Semarang untuk mendapat perlindungan dan penanganan lebih lanjut.
Dilansir dari: Metropos.id
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






