Kapolres Inhil Dituding Dijadikan Alat Dewan Pers dan PWI untuk Diskreditkan PPWI

Kapolres Inhil Dituding Dijadikan Alat Dewan Pers dan PWI untuk Diskreditkan PPWI

Sorong ||Jtenggayengnews.com— Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Budi Setiawan, SIK, dituduh oleh Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, sebagai korban manipulasi Dewan Pers dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dalam upaya mengkriminalisasi wartawan dari Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI). Lalengke, alumni PPRA-48 Lemhannas RI 2012, menyebut tindakan Kapolres yang menahan dua wartawan non-konstituen Dewan Pers, Mely dari PPWI dan Indra dari GWI, sebagai keputusan yang keliru.

“Saya melihat Kapolres Budi Setiawan telah dijebak oleh Dewan Pers dan PWI, yang dikenal sebagai organisasi peternak koruptor. Bagaimana bisa dua wartawan ditahan hanya berdasarkan keterangan dari Dewan Pers? Menurut saya, itu keputusan yang tolol,” ujar Wilson Lalengke dalam kunjungan kerjanya di Sorong, Papua Barat Daya, Selasa, 22 Oktober 2024.

BACA JUGA  Penemuan Kerangka Manusia di Kapuas, Identifikasi Diduga Mahasiswa ULM

Lalengke menjelaskan bahwa Kapolres seperti “kerbau yang dicocok hidungnya,” mengikuti keinginan PWI yang ingin menunjukkan diri sebagai organisasi pers yang profesional. Namun, menurut Lalengke, ini hanyalah upaya PWI untuk menunjukkan kekuasaannya.

BACA JUGA  Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Juwana Setelah Kabur Surabaya

“PWI sedang mencari panggung untuk tampil sebagai organisasi pers yang benar, padahal mereka sedang mendukung kepentingan pribadi, seperti kasus Saruji, Kepala SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu, yang terlibat pungli seragam sekolah,” jelasnya.

Wilson menambahkan bahwa tuduhan terhadap Mely dan Indra muncul setelah mereka mengungkap dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh Saruji. Ia juga menuduh Kapolres Inhil lebih berpihak kepada pelaku pungli ketimbang menegakkan hukum secara adil.

Lalengke, yang juga Ketua Umum PPWI, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk lebih selektif dalam memilih kapolres, agar kepentingan publik tetap diutamakan. “Pemimpin di semua level, termasuk kepolisian, harus bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu seperti PWI,” tegasnya.

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2