PATI || jatenggayengnews.com- Dugaan kasus keracunan MBG terjadi lagi di Pati (Jateng). Puluhan murid SD Negeri Tambahmulyo 02 Kecamatan Jakenan, mengalami mual dan muntah usai mengonsumsi susu kemasan dari menu MBG, Rabu (30/9/2026). Keterangan yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 21 murid SDN Tambahmulyo 02 Kecamatan Jakenan, mengeluh mual, pusing, dan lemas setelah meminum susu kemasan yang disajikan pada santapan Makan Bergizi Gratis (MBG). Keterangan yang dihimpun, didapatkan 21 murid yang sakit. Kemudian yang 6 dilarikan ke puskesmas. Dan 15 murid kondisinya stabil dan tidak mau dibawa ke Puskesmas Jakenan. “Ada 6 murid yang harus mendapat perawatan di puskesmas,” ujar sumber wartawan. Baca Juga: Rakernas IPI 2026 di Semarang, Dorong Pustakawan Terlibat, Bersinergi dan Berdampak Kejadian tersebut, diduga akibat murid minum susu MBG. “Rasa susunya pahit, kecut, dan menggumpal. Mungkin susu yang kedaluwarsa, tapi memang kemasan masih bagus,” ungkap seorang tua murid kelas 5 desa Tambahmulyo. “Setelah dirawat di puskesmas selama 2 jam, murid yang sakit diijinkan pulang ke rumah,” tutur seorang wali murid yang lain. Menurut sumber wartawan, menu MBG SDN 02 Tambahmulyo, Rabu (30/9/2026) berupa sayur sup, telor ceplok, dan susu. Namun ternyata susu kemasan tersebut rasanya pahit, kecut, dan kondisinya sudah menggumpal. Sejumlah wali murid mengkhawatirkan menu MBG di hari berikutnya. Baca Juga: LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Petugas Puskesmas Jakenan, Yuliati, mengatakan kondisi susu MBG kemasannya tidak rusak. Namun berdasar keterangan dari murid yang dirawat, kemasan rasanya susu sudah tidak enak. “Untuk kemasan susu tidak ada yang rusak. Tanggal kedaluwarsa masih tahun 2027. Kami sudah mengamankan sampel, akan dikirim ke dinas terkait,” jelas Yuliati
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






