|| jatenggayeng.com-Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja pada kuartal IV 2026. Bantuan diberikan sebesar Rp300.000 per bulan dan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan.
Dengan skema tersebut, setiap pekerja yang memenuhi sasaran penerima akan mendapatkan total bantuan Rp900.000.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program BSU kembali digulirkan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk pekerja.
“BSU diberikan sekaligus untuk tiga bulan, masing-masing Rp300.000 per bulan,” kata Airlangga seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Waktu & Kalender
Program ini ditargetkan menjangkau 13,3 juta pekerja di seluruh Indonesia. Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggarannya mendekati Rp12 triliun.
Airlangga menyebut pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk menjalankan kembali program tersebut.
Selain BSU, pemerintah juga memastikan program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi Nasional akan dilanjutkan pada 2027.
Program magang di Kementerian Ketenagakerjaan disiapkan dengan kuota 150.000 orang. Sementara pelatihan vokasi ditargetkan menjangkau 300.000 peserta.
Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi lulusan SMA dan SMK, masyarakat umum, serta pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Airlangga mengatakan keberlanjutan kedua program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas kesempatan peningkatan keterampilan dan pengalaman kerja.
Informasi mengenai BSU dan program ketenagakerjaan tersebut disampaikan pemerintah setelah rapat bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






