SEMARANG||Jatenggayengnews.com_Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mendorong generasi muda untuk mengambil peran lebih besar di pemerintahan. Beliau mengajak seluruh mahasiswa tidak sekadar menjadi agen perubahan (agent of change), melainkan terjun langsung berkontribusi dalam pembangunan daerah.Pernyataan strategis tersebut disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-19 Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). Acara nasional ini digelar di Politeknik Negeri Semarang pada Senin, 27 Juli 2026, dan dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.Dalam forum yang dihadiri perwakilan BEM dari berbagai penjuru tanah air tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan eksekutif. Mahasiswa dan perguruan tinggi memiliki fungsi krusial sebagai instrumen kontrol sosial sekaligus penggerak inovasi di masyarakat.”Energi lebih mahasiswa disalurkan dalam ikut membangun suatu wilayah,” ujar Ahmad Luthfi. Beliau menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini menerapkan konsep pemerintahan kolaboratif (collaborative government) guna membuka ruang luas bagi ide-ide segar mahasiswa.
Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Bangun Jawa Tengah






