Yogyakarta||Jatenggayengnews.com – Sebanyak 10 provinsi menandatangani kesepakatan dalam Rapat Gabungan Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) Tahun 2026 yang digelar di Hotel Loman Park Yogyakarta, Kamis (30/7).
Pada penutupan rapat, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal implementasi hasil kesepakatan agar tidak berhenti sebagai dokumen semata.
Dalam sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakannya, Paku Alam X menegaskan bahwa keberhasilan forum ini tidak ditentukan oleh penandatanganan kesepakatan, melainkan dari pelaksanaan nyata di lapangan.
“Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan seluruh hasil forum ini diterjemahkan menjadi pekerjaan yang memiliki arah, penanggung jawab, dan keberlanjutan yang jelas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, FKD-MPU bukan sekadar forum untuk melahirkan gagasan baru. Menurutnya, berbagai persoalan yang dibahas telah lama diketahui, sehingga tantangan utama saat ini adalah memastikan setiap kesepakatan benar-benar terlaksana.
Paku Alam X menambahkan, keberhasilan hasil rapat kemungkinan baru dapat dinilai dalam beberapa bulan hingga beberapa tahun ke depan melalui implementasi rencana aksi yang masuk ke dalam perencanaan pembangunan, didukung anggaran yang memadai, dijalankan secara konsisten, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh daerah anggota FKD-MPU untuk terus mengawal, mengevaluasi, dan menyempurnakan pelaksanaan hasil kesepakatan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masing-masing daerah maupun kawasan secara keseluruhan.





