Tabalong || jatenggayengnews.com – Di tengah tantangan cuaca dan ancaman hama yang terus menghantui sektor pertanian, upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya menjadi tugas petani semata. Di Desa Muang, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, langkah sederhana namun penuh makna terlihat saat jajaran Polres Tabalong turun langsung memantau pertumbuhan jagung pakan hibrida milik warga.
Kamis (25/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Muang, Aiptu Jamil Ripani, melakukan pengecekan lahan jagung seluas sekitar satu hektare milik H. Sarbani. Tanaman yang telah memasuki usia 14 minggu itu diperkirakan siap dipanen pada Juli mendatang apabila kondisi tetap mendukung.
Bukan sekadar melihat tanaman tumbuh, kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa ketahanan pangan dibangun dari kedekatan, pendampingan, dan kerja bersama.
“Menjaga pangan hari ini berarti menjaga masa depan esok hari.” Ungkapan itu terasa relevan ketika aparat, petani, dan masyarakat bergerak dalam satu tujuan yang sama.
Lahan yang menggunakan pola tanam monokultur itu masih mengandalkan pasokan air dari hujan dan sumur. Di sisi lain, ancaman seperti ulat grayak, penyakit bulai, hawar daun, hingga busuk batang masih menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak dini.
Melalui pendampingan lapangan, berbagai kendala diharapkan dapat terdeteksi lebih cepat agar solusi bisa segera dilakukan bersama instansi terkait.
Kapolres Tabalong melalui jajaran humas menegaskan bahwa keterlibatan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga tentang hadirnya kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat.”
Dengan sinergi yang terus dibangun antara aparat, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Desa Muang diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Kabupaten Tabalong.






