KLATEN || jatenggayengnews.com — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin Sidang Sub Panpus Penerimaan Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, Klaten, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan penerimaan prajurit TNI AD untuk memastikan seluruh proses seleksi berlangsung sesuai ketentuan, objektif, transparan, serta menyesuaikan kebutuhan organisasi.
Dalam kesempatan itu, Pangdam membacakan sambutan Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M. yang menekankan pentingnya penguatan sistem rekrutmen prajurit melalui digitalisasi dan transparansi.
Pembaruan sistem tersebut diarahkan untuk menghadirkan proses seleksi yang semakin akurat, modern, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan prajurit TNI AD.
Seluruh hasil pemeriksaan dan pengujian menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan calon yang memenuhi persyaratan. Penilaian tidak hanya mencakup kemampuan fisik dan akademik, tetapi juga karakter, ketangguhan, serta loyalitas calon prajurit.
Penentuan calon juga tetap mengedepankan prinsip keadilan dan kebutuhan organisasi. Setiap peserta diberikan kesempatan yang sama sepanjang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain hasil seleksi, kesiapan calon untuk mengikuti pendidikan turut menjadi perhatian. Hal tersebut mencakup kepastian kesiapan peserta maupun kesiapan sarana dan prasarana lembaga pendidikan.
Ketelitian dalam pengelolaan data hingga proses pengumuman juga ditekankan agar setiap keputusan yang diambil dapat dipastikan kebenarannya dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Setelah Sidang Sub Panpus selesai dilaksanakan, hasil seleksi selanjutnya akan menjalani proses verifikasi di tingkat pusat. Hasil akhir kemudian akan diumumkan secara resmi setelah seluruh tahapan seleksi dan verifikasi selesai.
Pelaksanaan Sidang Sub Panpus tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam membangun sistem penerimaan prajurit yang semakin berkualitas, transparan, berintegritas, dan tepat sasaran.
Melalui sistem rekrutmen yang kuat, TNI AD diharapkan dapat memperoleh calon prajurit yang memenuhi standar dan mampu mendukung kebutuhan organisasi serta pelaksanaan tugas di masa mendatang.
(Pendam IV/Diponegoro)






