Perkuat Stabilitas Regional, Kasdam IV/Diponegoro Hadiri Rakor Forkopimda se-Jawa dan Bali di Yogyakarta

Yogyakarta ||Jatenggayengnews.com-Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., menghadiri acara Silaturahmi dan Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda se-Wilayah Jawa dan Bali. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedhong Pracimasana (Pracimosono), Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung tertutup ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Kehadiran Kasdam IV/Diponegoro bersama jajaran pimpinan daerah dan seluruh unsur Forkopimda se-Jawa dan Bali ini memfokuskan agenda pada identifikasi masalah pembangunan, perumahan, pengelolaan data statistik, serta penguatan stabilitas keamanan regional.

Pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa stabilitas politik dan keamanan di wilayah Jawa dan Bali merupakan syarat utama sekaligus kunci krusial bagi kelancaran tata kelola pemerintahan dan agenda pembangunan nasional. Mengingat wilayah Jawa-Bali dihuni oleh hampir 60 persen total penduduk Indonesia, seluruh unsur Forkopimda diinstruksikan untuk terus memperkuat koordinasi formal maupun informal guna mendeteksi serta menyelesaikan potensi konflik sosial secara dini di daerah masing-masing.

BACA JUGA  Pengusaha Properti Purworejo Diduga Lakukan Tindak Pidana Penipuan Atau Penggelapan

Merespons hal tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen penuh untuk terus memperkuat sinergisitas lintas sektoral bersama instansi vertikal dan pemerintah daerah di wilayah teritorialnya. Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta tetap kondusif, sehingga seluruh program strategis nasional dan roda pembangunan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan optimal. (Pendam IV/Diponegoro)

Gambar 1 Gambar 2