Pulang Kampung, Rektor UIN Pekalongan Siap ‘Sulap’ Tanah Kelahirannya Jadi Lebih Edukatif

BLORA||Jatenggayengnews.com – Pemerintah Kabupaten Blora bersama Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menandatangani Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja tentang Sinergi Penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi, Selasa (26/5/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui sektor pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si menegaskan bahwa percepatan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Menurutnya, dibutuhkan pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan berbagai elemen, termasuk perguruan tinggi sebagai pilar penting pembangunan.

“Kita ingin terus berkomitmen bagaimana percepatan pembangunan di beberapa sektor ini akan kita lakukan. Tapi kami menyadari betul bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Pola kerja sama dan kolaborasi pentahelix dengan berbagai pilar, termasuk perguruan tinggi, adalah hal yang penting,” ujar Bupati.

BACA JUGA  Polres Grobogan Gencarkan Patroli Antisipasi Premanisme Selama Libur Panjang

Ia menyampaikan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Blora telah menjalin kerja sama dengan 53 perguruan tinggi negeri maupun swasta sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan berbasis kolaborasi.

Bupati juga mengapresiasi komitmen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang kembali memperpanjang kerja sama dengan Pemkab Blora. Menurutnya, sinergi tersebut harus diwujudkan dalam program nyata yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Hari ini kita perpanjang lagi MoU yang sudah kita lakukan. Berbagai aspek yang saya harap nanti bisa kita tuangkan dan implementasikan. Peningkatan SDM ini menurut saya menjadi kunci utama,” katanya.

Dalam ruang lingkup kerja sama tersebut, terdapat sejumlah fokus utama yang akan segera diimplementasikan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penelitian dan pengembangan inovasi daerah, pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), hingga penguatan kewirausahaan dan wadah kemahasiswaan.

BACA JUGA  Kapolri dan Gubernur DIY Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Jelang Pilpres 2024

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah terkait agar segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak UIN Pekalongan guna menyusun program kerja yang matang hingga tahun 2030.

“Saya instruksikan jangan biarkan dokumen ini tidur. Segera lakukan koordinasi, susun program kerja secara matang, lakukan monitoring dan evaluasi minimal satu tahun sekali agar target yang kita canangkan bisa tercapai optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Zaenal Mustakim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Blora atas keberlanjutan kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2021.

Ia mengungkapkan, salah satu program awal yang telah dijalankan bersama adalah program “1 Desa 2 Sarjana”. Ke depan, pihaknya berharap kerja sama dapat semakin diperluas melalui berbagai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di berbagai bidang.

BACA JUGA  Parade Sewu Kupat Muria: Tradisi Unik dan Usulan Rekor MURI

“Banyak sekali yang bisa kita kerjasamakan dan mudah-mudahan ke depan kita bisa terus menjalin sinergi ini dengan baik untuk kedua lembaga ini, Pemda Blora dan UIN Gus Dur bisa bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik dan lebih edukatif,” ujarnya.

Sebagai putra asli Blora, Prof. Zaenal mengaku memiliki panggilan moral untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Blora.

“Blora yang dulu dikenal tertinggal, sekarang saya bangga menjadi orang Blora karena selama enam hingga tujuh tahun kepemimpinan Pak Bupati Arief Rohman mampu mengubah wajah Blora semakin baik dan maju,” pungkasnya.