Puskesmas Sepatan Kawal Pemulihan Balita Pasca Campak

Nasional17 Dilihat

TANGERANG || jatenggayengnews.com – Puskesmas Sepatan mengambil langkah proaktif dalam memastikan pemulihan balita pasca perawatan penyakit campak melalui program kunjungan rumah. Kegiatan ini dilakukan tenaga kesehatan dengan mendatangi langsung kediaman pasien di Desa Karet, Jumat (17/4).

Setiap balita yang telah menyelesaikan perawatan mendapat pemantauan langsung dari petugas medis. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik anak serta asupan nutrisi guna mencegah munculnya gejala lanjutan setelah pengobatan.

Selain pemantauan kesehatan, keluarga juga diberikan edukasi mengenai perawatan lanjutan di rumah. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pemberian makanan bergizi seimbang, serta langkah pencegahan agar penyakit tidak kembali menular.

BACA JUGA  Komisi IV DPRD Dukung RSUD Soekarno Ketanggungan Naik Tipe C

Kepala Puskesmas Sepatan, dr. Maftuha Darojat, M.Kes, menegaskan bahwa pemantauan pasca perawatan merupakan bagian penting dalam proses penyembuhan.

“Pemantauan pasca perawatan sangat krusial. Kami ingin memastikan anak benar-benar pulih dan keluarga memahami penanganan yang benar,” ujarnya.

BACA JUGA  Kontroversi Pagar Laut 30,16 Kilometer di Tangerang

Ia menambahkan bahwa pendekatan pelayanan langsung ke rumah dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan medis, tenaga kesehatan juga berperan dalam membangun kesadaran keluarga terhadap pentingnya perawatan berkelanjutan.

BACA JUGA  Warga Binangun Cemas Ancaman Longsor

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mengedukasi masyarakat agar penanganan penyakit menular dilakukan secara komprehensif, mulai dari pengobatan hingga pemulihan tuntas di lingkungan keluarga,” tambahnya.

Melalui inisiatif ini, Puskesmas Sepatan menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak berhenti di fasilitas medis, tetapi terus berlanjut hingga pasien benar-benar pulih dan dapat kembali beraktivitas secara normal.