Gibran Dorong Modernisasi Pertanian NTT

Nasional251 Dilihat

KUPANG || jatenggayengnews.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan sektor pertanian nasional, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Taman Agroeduwisata GMIT Tarus di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Senin (6/4/2026).

Dalam kunjungannya, Gibran berdialog langsung dengan kelompok petani milenial di kawasan agroeduwisata yang mengintegrasikan sektor pertanian, hortikultura, perikanan, hingga peternakan. Ia mengapresiasi inovasi pengelolaan kawasan yang mampu menarik keterlibatan generasi muda.

“Kita tidak ingin hasil panen yang sudah melimpah itu terbuang karena alat-alatnya belum modern. Jadi, kita tidak mau teman-teman kelompok tani, terutama milenial, sudah bekerja keras pagi siang malam tapi hasil panennya malah rusak atau terbuang karena masih menggunakan alat-alat manual,” ujar Gibran.

BACA JUGA  Relawan Perempuan Anti Narkoba Berkomitmen Bantu Perangi Narkoba

Ia menekankan pentingnya modernisasi alat pertanian guna menekan kerugian pascapanen dan meningkatkan produktivitas. Menurutnya, pemerintah akan memberikan dukungan konkret berupa penyediaan alat-alat modern.

“Akan kita bantu dengan alat-alat yang lebih modern untuk peningkatan produksi panen dan juga lebih memudahkan teman-teman ini bekerja,” tambahnya.

Selain itu, Gibran juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi pengelolaan kawasan agroeduwisata, terutama dalam memperkuat rantai pasok pangan.

“Saya titip agar tetap fokus di kegiatan yang positif ini. Tadi saya lihat hasil panen sudah dipasok untuk MBG, jadi offtaker-nya sudah jelas. Setelah ini kita akan tambah alat-alatnya sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto.

BACA JUGA  PN Gunungsitoli Tahan Pelaku, PH Korban Sampaikan Apresiasi

“Sekarang fokusnya Bapak Presiden adalah swasembada pangan dan swasembada energi. Produksi pertanian harus benar-benar digenjot. Kita harus fokus menyukseskan program dan visi misi ini,” tegasnya.

Kunjungan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan alat pertanian, penebaran benih ikan, serta panen perdana di lokasi. Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai dukungan pemerintah pusat sangat penting bagi penguatan sektor pertanian di daerahnya.

“Dukungan ini sangat penting dalam memperkuat peran NTT sebagai daerah dengan potensi pertanian luar biasa, sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.

BACA JUGA  Adanya Potensi Pemilu di Daerah, Pj Gubernur Tegaskan Bakesbangpol Lakukan Deteksi Dini

Taman Agroeduwisata GMIT Tarus sendiri merupakan hasil kolaborasi antara kelompok tani binaan Sinode GMIT dan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Dengan konsep pertanian terintegrasi di lahan seluas 5,38 hektare, kawasan ini mampu menghasilkan hingga 221 ton gabah kering panen setiap tahun dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kunjungan ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam mendorong pertanian berbasis teknologi sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai motor pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Gambar 1 Gambar 2