ACEH TENGAH || jatenggayengnews.com – Di tengah proses pemulihan pascabencana, aktivitas alat berat jenis beko yang diduga digunakan untuk kegiatan tambang terlihat beroperasi di wilayah Gerpa, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (17/4/2026).
Keberadaan alat berat tersebut diketahui dari rekaman video yang beredar dan disebut telah berlangsung sekitar sepekan terakhir. Aktivitas ini memicu kekhawatiran masyarakat setempat, mengingat wilayah tersebut baru saja terdampak bencana alam cukup parah.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku prihatin dengan adanya aktivitas tersebut di tengah kondisi lingkungan yang masih rentan.
“Kami sangat menyesalkan hal ini. Baru saja mengalami bencana dahsyat, seharusnya lingkungan dijaga, bukan malah digali,” ujarnya.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti status legalitas maupun pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas tersebut. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat terkait kemungkinan adanya pelanggaran aturan.
Warga berharap instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan serta memastikan aktivitas tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, masyarakat juga meminta agar segala bentuk kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan dihentikan sementara, guna mencegah dampak yang lebih buruk di tengah masa pemulihan pascabencana.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah tegas demi menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan warga di wilayah tersebut.







