PATI || Jatenggayengnews.com- Tak banyak pihak yang tahu. Diam-diam, kampung nelayan Banyutowo kecamatan Dukuhseti, Pati (Jateng), ternyata dipersiapkan sebagai kampung nelayan paling lengkap prasaranya. Serta diproyeksikan sebagai tempat wisata kelas nasional, dengan fasilitas kelas Dunia Fantasi (Dufan) Ancol.
Bahkan, pada pelaksanaan pembangunannya ini, dipantau langsung Presiden RI, Prabowo Soebiyanto. “Suatu hari, pak presiden Prabowo S pernah video call langsung dengan kami. Untuk memantau pengukuran proyek Banyutowo” ucap seorang petugas yang minta tidak disebutkan identitasnya.
Menurutnya, KN Banyutowo akan mendapat penambahan banyak fasilitas dibandingkan kampung nelayan lainnya. Seperti pembuatan helypad, dan rencana pengembangan perluasan hingga 3 hektar ke arah selatan.
Diharapkan, kurun 20 tahun mendatang, dalam sirkulasi bisnis perikanan, KN Banyutowo bisa mengalahkan TPI Bajomulya kecamatan Juwana.
“KN Banyutowo juga dipersiapkan menjadi tempat wisata kelas nasional. Yakni dilengkapi sarana hiburan, seperti yang ada di Dufan Ancol” kata seorang petugas asal Jakarta.
Sebagaimana diketahui, Menteri kordinator bidang pangan Dr HC Zulkifli Hasan SE MM, akhir bulan lalu, sempat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih desa Banyutowo kecamatan Dukuhseti.
Menko Pangan sempat juga melihat langsung pengembangan sektor perikanan dan ketahanan pangan di wilayah pesisir Pati utara.
Dikabarkan, dalam wakti dekat ini, KNMP Banyutowo juga akan dikunjungi Menkop, Menteri KKP, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Wapres RI Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah tokoh Dukuhseti mengingatkan, jika pesisir Banyutowo dikembangkan menjadi pusat bisnis dan wisata, maka yang perlu dipersiapkan adalah menyangkut pelebaran jalan. “Karena jalan dari Dukuhseti menuju Banyutowo masih sempit” tutur mereka.






