Pemkab Grobogan Perkuat Perencanaan RUP 2026

GROBOGAN || jatenggayengnews.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menegaskan bahwa pengelolaan belanja daerah tidak sekadar urusan administrasi, melainkan bagian penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar siap dilaksanakan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan dan Pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) APBD Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Mal Pelayanan Publik Srikandi, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini diikuti 63 peserta dari berbagai perangkat daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya kesiapan sejak tahap perencanaan awal. Ia juga mengapresiasi kinerja perangkat daerah dalam menyusun RUP selama ini.

BACA JUGA  Tragis Sakit Hati Dibanding-bandingkan, Suami Bunuh Istri

“Kami menyampaikan terima kasih kepada perangkat daerah, pejabat pembuat komitmen, dan admin pengadaan yang selama ini sudah bekerja serius menyusun RUP,” ujar Anang. “Kita sudah berjalan baik, dan ke depan kualitasnya perlu terus ditingkatkan.”

Anang mengajak seluruh peserta memanfaatkan bimtek sebagai ruang belajar yang maksimal. “Banyak belajarlah dari narasumber,” katanya. “Tanyakan hal-hal yang belum dipahami dan cermati fitur baru pada SIRUP.”

Menurutnya, ketelitian menjadi kunci utama dalam penyusunan RUP yang akurat dan tepat waktu. “Cermati benar penyusunan dan pengumuman RUP, mulai dari pemaketan, metode pengadaan, waktu pelaksanaan, hingga pagu anggaran,” tuturnya. “Dengan begitu, RUP perangkat daerah bisa disusun tepat, benar, dan tepat waktu.”

BACA JUGA  Dihari Sumpah Pemuda Polres Grobogan Lakukan Penyegaran Beberapa Kasat dan Kapolsek

Sekda juga mengingatkan bahwa meskipun APBD 2026 masih dalam proses evaluasi, penyusunan RUP tetap dapat dilakukan sesuai Perpres Nomor 16 Tahun 2018 jo Perpres Nomor 46 Tahun 2025. “Ikutilah bimtek ini sebaik-baiknya agar kualitas pengadaan barang/jasa dan kinerja pemerintah daerah semakin baik,” pesannya.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Perencanaan Transformasi, Pemantauan dan Evaluasi Pengadaan LKPP RI. Peserta memperoleh pemahaman mengenai regulasi terbaru, penggunaan aplikasi SiRUP versi terbaru, serta strategi mengantisipasi kendala teknis pengadaan.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Grobogan, Muhlisin, menyebut kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi antarperangkat daerah. “Melalui bimtek ini, kami berharap perencanaan pengadaan bisa berjalan satu arah, lebih terukur, dan siap dieksekusi,” ujarnya.

BACA JUGA  Lancarkan Kirab Asalha Mahapuja 2568 BE/2024, Polresta Magelang Lakukan Rekayasa Lalulintas

Pemkab Grobogan berharap penguatan perencanaan ini mampu mewujudkan RUP 2026 yang tertib, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga setiap rupiah anggaran dapat digunakan secara optimal untuk kepentingan publik.

Gambar 1 Gambar 2