GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta melalui kegiatan Rembug Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Bareng Bupati Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Pendapa Kabupaten Grobogan, Senin (22/12/2025).
Forum tersebut menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya percepatan penurunan angka kemiskinan yang saat ini menunjukkan tren positif.
Bupati Grobogan, Setyo Hadi, menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kerja bersama antara pemerintah dan sektor swasta. Ia mengapresiasi peran perusahaan yang selama ini aktif menjadi mitra strategis pembangunan.
“Saya mengajak semua perusahaan untuk terus meningkatkan dan menyinergikan program TJSLP dengan arah pembangunan daerah melalui Forum TJSLP di Bappeda (Bapperida),” ujar Setyo Hadi.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi satu pintu agar program TJSLP tidak berjalan sendiri-sendiri. “Koordinasi ini penting agar lebih tepat sasaran, efektif, efisien, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, memaparkan Peta Jalan Strategis Pembangunan Daerah 2025–2029. Ia menyebutkan bahwa sinergi pemerintah dan dunia usaha berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Angka kemiskinan di Grobogan berhasil ditekan hingga 10,63 persen pada 2025. Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia naik menjadi 72,94 dan tingkat pengangguran terbuka terjaga di angka 3,12 persen,” jelas Anang.
Anang juga memaparkan lima pilar unggulan pembangunan yang melibatkan sektor swasta, mulai dari hilirisasi pertanian hingga penataan infrastruktur pengendalian banjir. Selain itu, sejumlah program tematik turut diperkenalkan, seperti GEMES (Gerakan Mesti Sekolah) untuk anak tidak sekolah, Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), serta Jo Kawin Ndisik untuk pencegahan pernikahan usia dini.
Kepala Bapperida Kabupaten Grobogan, Afi Wildani, menambahkan bahwa forum ini dirancang sebagai wadah koordinasi dan apresiasi bagi BUMN, BUMD, serta perusahaan swasta yang telah berkontribusi melalui program TJSLP.
“Forum ini menjadi ruang sinergi agar dukungan perusahaan semakin luas dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Grobogan,” ujar Afi.
Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Pemkab Grobogan berharap tercipta fondasi pembangunan yang kuat menuju daerah yang inklusif, inovatif, dan tangguh menghadapi tantangan di masa depan.
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






