203 Sekolah Kota Tegal Terima Interactive Flat Panel

Nasional326 Dilihat

KOTA TEGAL || jatenggayengnews.com – Sebanyak 203 satuan pendidikan di Kota Tegal menerima bantuan perangkat digitalisasi pembelajaran berupa Interactive Flat Panel (IFP). Bantuan tersebut mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dari total 449 satuan pendidikan yang ada di Kota Tegal.

Peluncuran pemanfaatan IFP secara simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, di Aula SMP Negeri 10 Kota Tegal, Senin (15/12/2025). Sebelumnya, Wali Kota bersama rombongan meninjau langsung penggunaan perangkat IFP di SD Negeri Mangkukusuman 2.

Interactive Flat Panel merupakan layar sentuh interaktif beresolusi tinggi yang dilengkapi berbagai fitur pendukung pembelajaran, presentasi, dan kolaborasi. Perangkat ini diharapkan mampu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih interaktif, efektif, dan menyenangkan.

Wali Kota Tegal menegaskan bahwa kehadiran IFP merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program hibah nasional untuk mewujudkan Smart Classroom.
“Program dari Presiden Prabowo ini bertujuan memudahkan siswa dalam menerima pelajaran. Guru tidak hanya menyampaikan materi secara lisan, tetapi juga dengan ilustrasi visual berupa gambar atau tampilan asli, sehingga siswa lebih mudah memahami,” ujar Dedy.

BACA JUGA  Jaga Kamtibmas Aman & Cegah Gangguan Kriminal Piket Koramil 03/Serengan Patroli Malam

Ia menambahkan bahwa pola pembelajaran harus terus menyesuaikan perkembangan zaman dan karakter generasi saat ini.
“Kalau kita tidak mengikuti perkembangan zaman, kita bisa merasa sudah hebat, tetapi ternyata tidak selaras dengan kebutuhan dan kemampuan anak didik yang saat ini sudah sangat maju di dunia digital,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas bantuan perangkat IFP. Ia berharap seluruh sekolah dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mutu sumber daya manusia daerah.
“Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tegal,” ucapnya.

BACA JUGA  Ucapkan HUT Bhayangkara Ke-77, Koramil 03/Serengan Kunjungi Mapolsek

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Ismail Fahmi, menyatakan bahwa peluncuran IFP merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung agenda transformasi digital pendidikan nasional.
“Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik,” ungkap Fahmi.

Menurutnya, transformasi digital pendidikan diarahkan untuk memperkuat peran pendidik, memperluas akses sumber belajar, serta meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
“Kami berkomitmen melakukan pendampingan, pelatihan, dan evaluasi berkelanjutan bagi guru dan tenaga kependidikan,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelatihan bagi operator sekolah telah dilaksanakan guna memastikan pemanfaatan perangkat berjalan optimal. Fahmi berharap 246 sekolah yang belum terakomodasi dapat menerima bantuan serupa pada tahun 2026.

BACA JUGA  Senangnya Petani di Kebumen Dapat Bantuan Alsintan Ratusan Juta

Sementara itu, Angelita Maria Teresia, siswi kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Tegal, mengaku senang dengan penggunaan IFP dalam pembelajaran.
“IFP sangat membantu kami memahami materi. Tampilannya membuat belajar jadi lebih jelas dan menarik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muhammad Enriko K, siswa kelas VIII SMP Negeri 10.
“Semoga jumlah IFP bisa ditambah supaya pembelajaran di kelas semakin maksimal,” ucap Riko sambil tersenyum.

Gambar 3
Gambar 1 Gambar 2