Baru Dibangun, Jembatan Pertanian di Tedunan Sudah Melengkung

Peristiwa440 Dilihat

JEPARA || jatenggayengnews.com – Dalam upaya meningkatkan infrastruktur pertanian, Pemerintah Desa Tedunan, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara membangun sebuah jembatan penghubung di kawasan Kali Brang Wetan. Proyek ini dibiayai melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, dengan total anggaran sebesar Rp37.220.000, termasuk pajak.

Jembatan tersebut memiliki ukuran panjang 8 meter dan lebar 2,5 meter. Sayangnya, meski baru selesai dibangun, kondisi fisiknya sudah menimbulkan keprihatinan. Bagian tengah jembatan terlihat melengkung ke bawah, yang dikenal dengan istilah angkle.

Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa pembangunan jembatan dikerjakan tanpa perencanaan dan pelaksanaan teknis yang memadai.

BACA JUGA  Miriss!! Pengendara NMX Tabrak Ibu dan Anak, Korban Minta Pertanggungjawaban

“Saya lewat situ, lihat jembatannya sudah melengkung. Waktu saya tanya ke mandornya, dia cuma jawab ‘yang penting hasil akhirnya, Pak’,” ujar ZR (40), warga setempat yang menyampaikan kekhawatirannya, Sabtu (13/9/2025).

ZR juga menanyakan sumber dana pembangunan tersebut, dan menurut pengakuan mandor proyek, jembatan tersebut dibiayai dari Dana Desa.

Dari informasi di lapangan, diketahui bahwa Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) pembangunan jembatan tersebut dipimpin oleh Murondi, yang juga merupakan perangkat desa Tedunan.

Saat dikonfirmasi, Pj Kepala Desa Tedunan, Baggio, mengucapkan terima kasih atas informasi yang disampaikan warga dan media. Ia berjanji akan segera menindaklanjuti kondisi jembatan tersebut.

“Senin saya akan konsultasikan dengan pendamping teknis. Kemungkinan akan kita tambah penyangga di tengah agar lebih kuat,” ujar Baggio.

Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan proyek kurang memperhitungkan kondisi cuaca dan struktur tanah sawah di sekitar lokasi.

“Waktu pengerjaan kemarin sempat hujan, mungkin itu berpengaruh ke hasil akhir. Ini sebenarnya jembatan kecil untuk akses petani ke sawah, tapi tetap harus aman,” pungkasnya.

Gambar 1 Gambar 2