Bupati Purwakarta Tantang Verrell Soal Barak Militer, Dikecam Netizen, (foto;ist)
PURWAKARTA || jatenggayengnews.com – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menjadi pusat perhatian setelah menanggapi usulan anggota DPR Komisi X, Verrell Bramasta, terkait program pendidikan bergaya barak militer bagi siswa bermasalah di Jawa Barat. Verrell sebelumnya menyampaikan bahwa meskipun mendukung penguatan karakter, pendekatan militer sebaiknya tidak dilakukan secara tunggal. Ia menekankan perlunya keseimbangan dengan pendekatan psikologis dan spiritual, serta mengungkapkan kekhawatiran orang tua akan dampak emosional terhadap anak-anak.
Namun, respons Saepul melalui video di media sosial dianggap kurang bijak. Ia menyindir Verrell agar tidak hanya memberi wacana, melainkan terlibat langsung di lapangan. Bahkan, ia menantang Verrell untuk membagi siswa menjadi dua kelompok: satu dengan pendekatan Verrell, dan satu dengan pendekatan pemerintah daerah.
Unggahan Saepul menuai banyak kritik dari warganet yang menilai ia gagal memahami maksud Verrell dan justru terkesan mencari perhatian. Netizen menegaskan bahwa Verrell tidak menolak program, melainkan memberi masukan agar lebih manusiawi.
Verrell pun meluruskan pernyataannya, menegaskan bahwa itu adalah aspirasi masyarakat dan bukan bentuk penolakan. Ia meminta semua pihak untuk memahami isi pernyataannya secara menyeluruh agar tidak terjadi kesalahpahaman. Polemik ini menjadi pengingat penting bagi pejabat publik untuk merespons secara bijak, dengan literasi yang baik dan kemauan berdialog.






