Upaya Penanganan Longsor, BPBD Pasang Rambu Pengaman

Upaya Penanganan Longsor, BPBD Pasang Rambu Pengaman

TEMANGGUNG || jatenggayengnews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung melakukan kegiatan penanganan bencana banjir drainase dan selokan, Kamis (3/4/2025).

Penanganan ini di Jalan Tembarak – Selopampang Dusun Koripan, Desa Kacepit, Kecamatan Selopampang, sekitar pukul 15.00 – 16.00 WIB

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi, serta adanya sumbatan gorong-gorong menyebabkan banjir, di jalan Tembarak – Selopampang, tepatnya di Dusun Koripan.

BACA JUGA  Polres Kudus Tangkap 11 Tersangka Narkoba dan Obat Terlarang

“Air meluap sampai jalan dan mengganggu akses jalan,” katanya, Jumat (4/4/2025) kepada tim MediaCenter.

Ia menambahkan, selain itu banjir juga menyebabkan talud rusak dengan 1.5 meter X 1 meter.

Untuk mencegah pengguna jalan terperosok ke sungai atau gorong-gorong, BPBD melakukan pemasangan safety line.

Pemasangan rambu pengaman atau rambu pembatas tanda bahaya juga dilakukan di jalan Raya Sukorejo – Parakan, tepatnya di Dusun Biting, Desa Larangan Luwok, Kecamatan Bejen.

BACA JUGA  Sopir Bank di Wonogiri Bawa Kabur Uang Rp9 Miliar

Di titik ini, air meluap ke jalan akibat saluran irigasi yang tersumbat merembes ke sisi jalan raya Sukorejo-Parakan yang mengakibatkan tanah menjadi gembur, sehingga terjadi tanah longsor di sisi jalan.

“Jika tidak segera dilakukan penanganan saluran drainase yang tersumbat, maka tanah longsor berpotensi terjadi kembali,” lanjutnya.

BACA JUGA  Sambut HUT ke-79 RI, Polres Grobogan Laksanakan Bersih Markas Komando

Dikatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut agar gorong-gorong tidak tersumbat dan air kembali lancar, sehingga tidak meluap ke jalan. (Aiz;Ekp)

Gambar 1 Gambar 2