Foto: Pak Hidayat saat berjualan pisang.
Jakarta||jatenggayengnews.com – Pak Hidayat (46), seorang difabel tanpa kedua tangan sejak lahir, terus berjuang untuk menjalani hidup dengan menjajakan pisang secara keliling. Meski kondisinya tidak mudah, ia tetap bekerja keras demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap hari, ia harus memikul beban berat dengan tubuhnya, meskipun sering terjatuh karena tidak memiliki tangan untuk menahan tubuhnya saat kehilangan keseimbangan.
Tidak jarang, Pak Hidayat menerima cemoohan dari orang-orang saat berjualan. Namun, ia tetap tegar karena menyadari bahwa ia harus mandiri untuk bertahan hidup. Pendapatan hariannya paling banyak mencapai Rp20.000, tetapi itu tetap ia syukuri sebagai rezeki untuk memenuhi kebutuhan makan.
“Saya selalu berdoa dalam hati, Ya Allah, saya ingin punya warung agar tidak perlu berkeliling lagi,” ungkap Pak Hidayat, mengungkapkan harapannya. Ia bercita-cita memiliki warung atau tempat usaha tetap agar dapat mengurangi risiko dan beban fisik yang ia hadapi saat berjualan keliling.
Mari bersama-sama membantu meringankan perjuangan Pak Hidayat dengan patungan modal usaha. Insya Allah, kebaikan yang Anda berikan akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir.
Link Donasi: https://be.sharinghappiness.org/hidayatABI
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg






