Sopir Truk Merobek Stiker Wajah Gus Miftah, Video Viral Tuai Beragam Reaksi

Magelang||jatenggayengnews.com – 5 Desember 2024, Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik seorang sopir truk merobek stiker bergambar wajah Gus Miftah mendadak viral di media sosial. Kejadian ini langsung memicu berbagai reaksi dari publik, terutama terkait kekecewaan terhadap Gus Miftah, yang belakangan ini menjadi sorotan publik karena beberapa pernyataan kontroversialnya.

Dalam video tersebut, seorang pria yang mengenakan kaos kuning terlihat dengan emosi merobek stiker yang terpasang di bagian belakang truknya. “Gampang tahan malu, sobek! Pas muka! Coba, ya, sobek!” ujar pria tersebut, tampak meluapkan kekesalan. Dia juga menekankan bahwa “Adab lebih tinggi daripada ilmu,” sebuah ungkapan yang menunjukkan ketidaksenangannya terhadap Gus Miftah.

BACA JUGA  Mayat Ditemukan, Tersangka Menyerahkan Diri ke Polres Wajo Begini Kronologinya

Stiker yang dirobek tersebut menampilkan gambar Gus Miftah, yang akhir-akhir ini mendapat kritik tajam terkait ucapan-ucapannya yang dianggap kasar, terutama terhadap kalangan masyarakat kecil. Salah satu pernyataan yang menuai kecaman adalah komentar Gus Miftah terhadap seorang pedagang es teh saat sedang memberikan kajian. “Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? Ya sana jual gob*lok,” ujarnya, lalu menambahkan, “Jual dulu, nanti kalau belum laku ya sudah, takdir.” Pernyataan tersebut menimbulkan kemarahan di berbagai kalangan, dengan video viral ini dianggap sebagai bentuk protes terhadap sikap Gus Miftah.

BACA JUGA  Jelang HUT Ke-65, PEPABRI Gelar Berbagai Kegiatan

Sejak pernyataan tersebut, masyarakat terbagi menjadi dua kubu—mereka yang mengecam ucapan Gus Miftah dan mereka yang membela. Banyak yang menganggap pernyataan tersebut sangat tidak pantas dan bertentangan dengan adab yang seharusnya dijaga oleh seorang publik figur.

Video yang menampilkan tindakan sopir truk ini kemudian menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Beberapa netizen menilai bahwa tindakan sopir tersebut merupakan ekspresi kekecewaan terhadap perilaku Gus Miftah, sementara yang lainnya beranggapan bahwa tindakan tersebut adalah reaksi yang berlebihan. Video ini pun tidak hanya viral, tetapi juga memicu diskusi lebih lanjut mengenai etika dan dampak ucapan publik figur terhadap masyarakat.

BACA JUGA  Ditinggal Jualan Angkringan, Seorang Wanita di Bawen Ditemukan Gantung Diri

Kontroversi ini menyoroti betapa besar pengaruh perkataan seorang publik figur terhadap citra dirinya dan bagaimana pentingnya menjaga etika dalam setiap ucapan maupun tindakan yang diambil.

Gambar 3
file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2