Kirab Pusaka Kiai Bisma Sambut Peringatan Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora dengan Khidmat

Nasional324 Dilihat

BLORA||Jatenggayengnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-275 Kabupaten Blora, Pemerintah Kabupaten Blora menggelar kirab pusaka Kiai Bisma yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa seni budaya. Acara ini menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya lokal dan mengenang warisan leluhur Blora.

Kirab pusaka yang dimulai setelah prosesi pembersihan atau jamasan pada Kamis siang (5/12/2024) ini, digelar pada malam harinya dengan dimulai pukul 23.00 WIB. Prosesinya yang dikenal dengan istilah temu gelang berakhir di Pendapa Rumah Dinas Bupati Blora. Temu gelang berarti bahwa rute kirab akan berputar dan kembali lagi ke titik awal di pendopo.

Ketua DPRD Kabupaten Blora, Mustopa, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kirab pusaka ini dilaksanakan untuk menjaga kesakralan dan menghormati tradisi. Peserta kirab diharuskan menjaga ketenangan, tidak berbicara, makan, minum, atau bersenda gurau selama perjalanan untuk memastikan kesakralan acara tetap terjaga. Selain itu, peserta juga memanjatkan doa sepanjang perjalanan agar Kabupaten Blora dan warganya diberikan keselamatan dan dijauhkan dari bencana.

BACA JUGA  Kakorlantas Polri Tegaskan Komitmen Percepat Digitalisasi Pelayanan Publik

“Saya berharap tradisi kirab pusaka ini tetap lestari dan dirayakan dengan semangat kebersamaan. Merayakan keunikan budaya lokal adalah langkah penting untuk melestarikan warisan nenek moyang dan keberagaman budaya kita,” ujar Mustopa.

Sebelum dimulai, Keris Kiai Bisma diserahkan oleh Ketua DPRD Blora kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Blora, Dasiran. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, serta para camat, kepala desa, dan tamu undangan lainnya.

BACA JUGA  Miris! Seorang Santri di Pesawaran Diringkus Polisi Gegara Lakukan Sodomi

Rangkaian acara dimulai dengan tumpengan di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada pukul 18.30 WIB, dilanjutkan dengan pentas kesenian pada pukul 21.00 WIB, sebelum akhirnya kirab pusaka dimulai pada pukul 23.15 WIB. Rute kirab dimulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati, melewati jalan-jalan utama di kota Blora, hingga kembali lagi ke pendopo.

Peserta kirab pusaka terdiri dari berbagai kelompok, antara lain unit mobil Satlantas Polres Blora, pembawa obor, penabur bunga, hingga komunitas Tosan Aji yang membawa berbagai pusaka dan piyandel Blora.

BACA JUGA  FK UHT Gelar Pembekalan bagi Dokter Muda Angkatan 49

Usai kirab, Keris Kiai Bisma yang dihiasi bunga melati disimpan kembali dengan aman di dalam ruangan rumah dinas Bupati Blora. Acara ini juga disaksikan oleh banyak warga Blora yang turut mendokumentasikan momen bersejarah ini sepanjang rute kirab.

“Alhamdulillah, saya bisa menyaksikan kirab pusaka ini. Semoga warga Blora selalu diberikan kesehatan dan kesejahteraan untuk mendukung pembangunan Blora yang berkelanjutan,” kata Andri, seorang warga Desa Gedongsari yang turut hadir untuk menyaksikan kirab pusaka tersebut. (Lilik)