GROBOGAN || jatenggayengnews.com – Bupati Grobogan Sri Sumarni menggelar Tarling Ramadan 1445 H/2024 M di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Senin (25/03/2024).
Dalam kesempatan itu, bupati juga meresmikan Masjid Baiturrahman Desa Wolo dan menyerahkan bantuan pembangunan masjid senilai Rp 15 juta. Kemudian, bantuan program fakir miskin senilai Rp 75 juta, tali asih dan sejumlah bingkisan dari BUMD.
Bupati Grobogan Sri Sumarni menyatakan, kegiatan safari ramadan Pemerintah Kabupaten Grobogan tahun 2024 ini dibagi dalam 3 tim, yang dipimpin oleh Bupati, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah.
”Malam hari ini bersama saya, berkesempatan hadir di Masjid Baitul Rohman, Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Untuk 2 tim yang lain, ada di Desa Padang, Kecamatan Tanggungharjo dan Desa Kejawan, Kecamatan Tegowanu. Siapapun yang hadir memimpin safari ramadan/Tarling ini (Bupati, Wakil atau Sekda) sama saja,” imbuhnya.
Tujuan safari Ramadan antara lain adalah untuk menjalin silaturahmi, antara pemerintah dengan masyarakat, antara umaro dan ulama, agar terjalin komunikasi yang baik. Tentunya berharap, yang di Kabupaten bisa bertemu langsung dengan masyarakat di Desa/Kecamatan, dan sebaliknya. Sehingga bisa saling mengetahui informasi, dari dua arah.
Dalam kesempatan itu, atas nama Pemda, bupati menyampaikan ucapan terima kasih, masyarakat telah berperan dan berpartisipasi aktif dalam berbagai agenda besar pemerintah.
”Banyak hal yang bisa Bapak Ibu lakukan sebagai warga yang baik, misalnya dengan terus menjaga kerukunan, melestarikan gotong royong, berpola hidup sehat, Ibu-Ibu hamil dan Balitanya rajin diperiksakan, biar anaknya tidak stunting, menyekolahkan anak-anak dan tidak mengawinkan anak di bawah umur/nikah dini, untuk masa depan mereka, taat kepada pemerintah, misalnya membayar Pajak dan sebagainya,” pesanya.
Pemerintah Daerah akan terus berupaya, sekuat tenaga dan kemampuan, demi kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur jalan, jembatan, sekolahan, fasilitas Kesehatan, Perdagangan, dan sebagainya, dari tahun ke tahun terus dibangun, dan alhamdulillah jika dibandingkan dengan 5-8 tahun yang lalu, mestinya sudah banyak perubahan. (Lu2k/red)






