BKKBN Jateng dan Edy Wuryanto Anggota Komisi IX DPR RI Sosialisasi Stunting di Blora

BLORA || jatenggayengnews.com – Jumat, 2 Februari 2024 bertempat di Desa Bleboh Kecamatan Jiken Kabupaten Blora. Edy Wuryanto menyoroti angka stunting di wilayah Blora, bersama warga Jiken, Blora, beliau menjelaskan jika faktor stunting bukan hanya disebabkan oleh faktor kurangnya gizi akibat ekonomi keluarga yang kurang baik, namun ada beberapa hal yang dapat dimenyebabkan resiko stunting menjadi tinggi. Seperti, pernikahan dini yang masih sangat tinggi diwilayah Blora, prioritas dilingkungan keluarga yang lebih mementingkan konsumsi rokok daripada konsumsi makanan mengandung protein, lingkungan yang belum bersih, masih ada sebagian warga yang belum memiliki jamban yang layak, serta akses air bersih yang terkadang masih susah. Dalam hal ini seluruh elemen masyarakat harus ikut bergabung untuk meminimalisir resiko stunting, dari keluarga, lingkungan sekitar rumah, pemerintah desa, pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi harus bahu-membahu agar Blora 0 kasus stunting.

BACA JUGA  Verifikasi Purna Tugas Polres Grobogan

Suwarno perwakilan BKKBN Jateng menyebutkan jika masalah kesehatan anak dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan dikarenakan intake makanan menurun, menurunnya absorbsi zat gizi oleh tubuh yang menyebabkan tubuh kehilalangan zat gizi yang dibutuhakan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Masalah kesehatan yang berlanjut menyebabkan imunitas tubuh mengalami penurunan, sehingga mempermudah terjadinya penyakit atau infeksi.

BACA JUGA  Tahapan Pilkada Dimulai, Polres Purbalingga Siapkan Personel Pengamanan

Kondisi yang demikian apabila terjadi secara terus menerus maka dapat menyebabkan gangguan gizi kronik yang akan menyebabkan gangguan pertumbuhan seperti stunting. Pendapatan atau kondisi ekonomi keluarga yang kurang biasanya akan berdampak kepada hal akses terhadap bahan makanan yang terkait dengan daya beli yang rendah, selain itu apabila daya beli rendah maka mungkin bisa terjadi kerawanan pangan di tingkat rumah tangga.

Mohammad Urip menambahkan jika masyarakat harus melaksanakan gaya hidup sehat, dengan makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, dan menggunakan air bersih dalam sehari-hari.
Kegiatan ini ditutup dengan membagikan doorprize dan sesi foto bersama dengan 300 peserta yang diundang. (Lu2k/red)

file:///C:/Users/user/Downloads/WhatsApp%20Image%202026-07-14%20at%2009.15.01.jpeg
Gambar 1 Gambar 2